Kepastian Indonesia menjadi tuan rumah gelaran Piala Dunia U-17 2023 memberi sebuah konsekuensi yang tidak mudah. Selain memastikan kelayakan venue, juga harus bisa memaksimalkan kehadiran penonton di stadion.
- YPM: Manajemen Belum Putuskan Soal Status Persipura Berada di Liga 1 atau 2
- Ketua DPRD Merauke Himbau Masyarakat Agar Tidak Melakukan Nobar Pada Final Piala EURO 2021
- KONI Papua Selatan Gelar KONI Papua Selatan Gelar Rakerprov dan Musprov, Prioritaskan Putra Asli Papua Selatan
Baca Juga
FIFA selaku pemberi mandat kepada Indonesia untuk menggelar Piala Dunia U-17 menargetkan minimal ada 10 ribu penonton yang menyaksikan langsung di stadion.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, membenarkan bahwa FIFA memberikan target 10-18 ribu minimal suporter yang hadir di stadion.
"Tidak yakin penuh? Wah kalau tidak penuh saya salah pilih dong, FIFA salah pilih. Atau pindah saja ya," kata Erick sambil tertawa ketika mengunjungi Surabaya, Sabtu (30/9)
Meski bercanda, Erick menegaskan, tidak ada lagi pemindahan venue. Ia akan dan tim berusaha maksimal untuk memenuhi target tersebut.
"Ya berat. Siapa suruh mau jadi tuan rumah. Ya kita harus usaha, memang berat tapi kalau mau dipercaya dunia ya kita harus dorong itu. Kami akan coba maksimal," ujar Menteri BUMN itu, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (30/9).
Erick pun yakin seluruh pecinta sepak bola di Indonesia akan datang meramaikan stadion, mengingat ini gelaran sepak bola dunia pertama di Indonesia.
Khususnya di Surabaya yang dipercaya sebagai tempat pertandingan Grup A yang dihuni Tim U-24 Indonesia
"Saya yakin masyarakat sepak bola Surabaya mendukung," pungkasnya. 
- Resmi Dimulai Liga RMOL 2022, Ini Pesan Teguh Santosa Memilih Kompetisi Usia Dini
- Bahas Relawan, PB PON Bidang SDM Lakukan Rakor Teknis Jelang PON XX Papua
- Ketua Pengkab PBVSI Merauke Berikan Apresiasi Kepada Atlit yang Ikut TC PON XX 2021
