Boven Digoel, Papua Selatan - Fraksi Pembangunan Indonesia Raya (PIR) Kabupaten Boven Digoel telah menyampaikan pemandangan umum mereka terkait Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2024 dan Raperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Cerdas. Dalam sidang paripurna yang terhormat, Jhonkuad Luther, ST, mewakili fraksi, mengingatkan pentingnya perencanaan yang sesuai ketentuan, terutama menjelang akhir tahun anggaran, Senin (7/10/24).
- BP4D Gelar Konsultasi Publik RPJMD Boven Digoel, Bupati: Saya Harapkan Terjadi Diskusi dan Sharing Data yang Baik
- Pemerintah Daerah Apresiasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas BPS Boven Digoel
- Tertibkan Pedagang, Satpol PP Boven Digoel Menunggu Koordinasi Diskoperindag
Baca Juga
"Kami mencermati bahwa pendapatan pajak daerah mengalami penurunan sebesar 4,31% dari target awal, dan kami meminta penjelasan mengenai penyebab penurunan ini," ujar Luther. Selain itu, fraksi ini juga mengingatkan agar belanja pegawai dipikirkan secara proporsional untuk menghindari masalah di masa depan.
Dalam konteks Raperda tentang Kabupaten Cerdas, Luther menekankan pentingnya teknologi dalam pelayanan publik. "Konsep smart city ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dan efisiensi administrasi," tambahnya. Dengan demikian, Fraksi PIR menyatakan dukungan penuh terhadap rancangan yang diajukan.
- Komitmen Pemerintah Kabupaten Mappi terhadap Kesejahteraan Masyarakat melalui Program JKN
- Penghargaan Internasional untuk Ny. Stefanie Gomar sebagai Pionir Penanggulangan Stunting
- Festival Sejuta Rawa ke-2, Panggung Inspirasi UMKM Kreatif