Boven Digoel, Papua Selatan - TMMD Ke-118, Komandan Kodim 1711/BVD Letkol Czi Agustinus Ressa Sala'pa, S.T M.I.P diwakili Dan Ssk Kapten Inf Yohanes Koromat dalam Rangka TMMD Ke-118 TA.2023, melaksanakan kegiatan non fisik berupa sosialisaasi/penyuluhan penerima Prajurit TNI AD di Balai Desa Kampung Kanggewot Distrik Waropko Kabupaten Boven Digoel, Prov Papua Selatan, Senin (25/9).
- Personil Kodim 1711 Boven Digoel Laksanakan Pawai Sinterklas
- Dukungan Korporasi Terhadap Pengembangan Olahraga di Mappi
- Waspada Ancaman Keamanan Satgas Yonif 125/SI’MBISA Laksanakan Patroli Parimeter dan Patroli Drone
Baca Juga

Pada kesempatan Dan Ssk Kapten Inf Yohanes Koromat menjelaskan penerimaan TNI setiap tahun sebanyak lima kali dengan jenis yang berbeda, yakni Akademi Militer (Akmil), Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK), Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) dan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK), khusus untuk Secata PK dilaksanakan sebanyak 2 kali setiap tahun.
Ditegaskannya, dalam seleksi penerimaan calon Prajurit TNI semua jenis pendaftaran maupun saat pendidikan tidak ada dipungut biaya, apabila ada oknum yang meminta sejumlah uang agar dilaporkan kepada Koramil maupun Kodim.
“Jadi tidak pada saat mau mencalonkan diri sebagai anggota TNI Polri saja kita harus sehat, namun setiap waktu harus tetap sehat tentunya dengan menjaga pola hidup sehat, salah satunya menjauhi alkohol dan Narkoba,” terangnya.
Anggota Staf pres Kodim 1711/BVD Sersan Dua Ishak mengatakan hal penting yang harus diketahui dalam penerimaan calon prajurit TNI – AD dalam jenjang pendidikan apapun sama sekali tidak dipungut biaya.
”Jika ingin masuk TNI – AD, semuanya gratis atau tidak dipungut biaya,” ujar dihadapan masyarakat.
Editor: Muhtar
- Blusukan di Asiki, Pj Gubernur Safanpo Berikan Bantuan Puluhan Juta Kepada Masyarakat
- Bupati Merauke Tegaskan Penyaluran Alsintan Merupakan Tugas Pemerintah Daerah
- Ajang Temu Seni Menuju Festival Indonesia Bertutur 2022 Di Magelang September Mendatang, 14 Musisi Muda Hadir Di Papua