JAKARTA – Komitmen Tunas Sawa Erma (TSE) Group dalam menekan angka stunting di Papua Selatan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Pada Rabu, 10 Desember 2025, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) menganugerahkan Piagam Penghargaan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) Predikat Gold kepada TSE Group dalam kategori Mitra Swasta.
- "KPU Go To School", Sosialisasikan Pentingnya Hak Suara kepada Pemilih Pemula di Boven Digoel
- Kasdim 1711/BVD: Sebagai Insan Prajurit, Melaksanakan Perintah Pimpinan Hukumnya Wajib
- Resmi melantik KONI Puncak Jaya Periode 2020-2024, Ini Harapan Sekum KONI Papua
Baca Juga
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., kepada Direktur TSE Group, Luwy Leunufna, dalam gelaran Genting Collaboration Summit 2025 yang mengusung tema “Sinergi untuk Negeri, Wujudkan Indonesia Bebas Stunting”.
Direktur TSE Group, Luwy Leunufna, menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting bagi perusahaan tidak dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami meyakini kolaborasi adalah kunci keberhasilan. Hanya dengan saling bahu-membahu, perubahan besar bagi generasi masa depan dapat terwujud,” ujarnya.
Program Genting sendiri berlandaskan semangat gotong royong dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor atau mitra pentahelix, mulai dari BUMN, BUMD, sektor swasta, individu, LSM dan komunitas, perguruan tinggi atau akademisi, hingga media, yang berperan sebagai Orang Tua Asuh (OTA).
Konsistensi TSE Group dalam upaya pencegahan stunting di Papua Selatan turut menjadi perhatian Kemendukbangga atau BKKBN yang secara berkala melakukan pemantauan terhadap para mitra pelaksana program.
Melalui program Corporate Social Contribution (CSC), TSE Group menempatkan sektor kesehatan sebagai salah satu pilar utama dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu inisiatif unggulan yang dijalankan adalah program pencegahan stunting melalui kolaborasi dengan Puskesmas Getentiri, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, dengan menghadirkan inovasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Mobile.
Posyandu Mobile dirancang untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil melalui layanan kesehatan dari pintu ke pintu. Tim medis secara rutin mengunjungi pemukiman dan kampung-kampung untuk memberikan layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil, bayi, dan balita.
Layanan tersebut meliputi imunisasi dasar, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian suplemen dan vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh anak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap, mengingat masih adanya sebagian orang tua yang belum memberikan imunisasi kepada anak-anak mereka.
Selain itu, TSE Group juga menjalin kolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Boven Digoel melalui kegiatan penyuluhan gizi seimbang serta pemberian makanan bergizi kepada siswa SD Negeri Kampung Naga, Distrik Jair. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai langkah awal pencegahan stunting.
Penghargaan Genting Predikat Gold ini menjadi motivasi bagi TSE Group untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata. Perusahaan berharap upaya tersebut dapat berkontribusi dalam memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. 
- Sebuah Seruan Netralitas di Mappi: Pj. Bupati Gomar dan Peran ASN dalam Pemilu 2024
- Bupati Merauke Mendorong Keberlanjutan Investasi dan Pembangunan
- Kasdim 1711/BVD Hadiri Upacara Taptu dan Pawai Obor Dalam Rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79
