Boven Digoel, Papua Selatan – Kasatgas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., memberikan keterangan pers di Bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Jumat (13/2/2026), terkait situasi keamanan pasca insiden penembakan pesawat di wilayah Koroway.
- Rider Handal Mappi Racing Team Jadi Sorotan dalam Kapolres Cup Serui
- Pemerintah Provinsi Papua Persilahkan Polisi Periksa Penyalahgunaan Dana Otsus Rp 1,8 Triliun
- Protes Jalan Rusak, Masyarakat Tanam Pohon Pisang Bentuk Kekecewaan Pada Pemerintah Kabupaten
Baca Juga
Dalam konferensi pers tersebut, Kombes Pol Yusuf Sutejo menanggapi kecemasan masyarakat atas kemungkinan pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menuju pusat Kota Tanah Merah maupun wilayah lain di Kabupaten Boven Digoel.
“Kami sudah menyiagakan pasukan dari Satgas Operasi Damai Cartenz di Tanah Merah. Kami juga telah berkoordinasi dengan Bupati, Wakil Bupati, serta Plt. Sekda untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.
Kekhawatiran masyarakat meningkat setelah insiden penembakan pesawat PK-SNT milik PT Smart Air Aviation di Bandara Koroway, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, yang mengakibatkan pilot dan kopilot meninggal dunia.
Menurutnya, aparat keamanan terus meningkatkan pengamanan serta melakukan langkah-langkah preventif guna mencegah gangguan keamanan meluas ke wilayah lain.
Selain fokus pada aspek keamanan, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak sosial dan ekonomi yang terjadi di Koroway Batu. Pasca insiden tersebut, sejumlah pedagang pendatang dilaporkan mengungsi ke Kabupaten Mappi dan Sentani, Jayapura. Sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) juga meninggalkan wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan kekurangan bahan makanan pokok.
“Kami sedang menyiapkan proses pengiriman bantuan sembako ke Koroway Batu. Mengingat akses utama distribusi bahan makanan adalah melalui jalur udara, sementara penerbangan ke wilayah tersebut masih dihentikan, maka ini menjadi perhatian serius kami bersama pemerintah daerah,” jelasnya.
Di akhir keterangannya, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengimbau seluruh masyarakat Boven Digoel yang tersebar di 20 distrik dan 112 kampung agar tidak panik serta tetap mempercayakan penanganan keamanan kepada aparat.
“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Boven Digoel untuk tidak cemas. Kami semua di sini Pemerintah, TNI-Polri bekerja sama dan bahu membahu menjaga perdamaian di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Boven Digoel,” tegasnya.
- Kapolres Boven Digoel Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial Jelang Pilkada Serentak 2024
- Peserta Ziarah Rohani Kabupaten Mappi Sambut Suasana Keramahan Turki dan Kemegahan Mekkah
- Kenius Kogoya Apresiasi Atas Terselenggaranya Konferensi II GIDI Wilayah Pantai Utara di Port Numbay