Boven Digoel, Papua Selatan - Ketua Komisi II DPR Papua Selatan Yulian Charles Gomar, SH., MH melakukan kunjungan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Premium Minyak Solar (APMS) di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Jumat (22/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan di sela kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) Komisi Hukum Adhoc yang berlangsung di Tanah Merah.
- Ketua MRP Papua Selatan Klarifikasi Isu Pemilihan Pimpinan dan Fungsi Lembaga
- Inovasi Pendidikan Muncul di Festival Budaya Sejuta Rawa Mappi
- Pastikan Aman, Kodim 1711/Boven Digoel Bersinergi dengan Satpamtas Y 410/Alugoro Lakukan Patroli Patok
Baca Juga

Dalam kunjungan tersebut, Charles Gomar turun langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah kendaraan yang sedang melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM). Ia menyoroti adanya dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum tertentu yang dinilai merugikan masyarakat luas.
Menurutnya, ditemukan beberapa modus yang digunakan untuk mendapatkan BBM subsidi dalam jumlah lebih, seperti penggunaan galon atau jerigen, tangki tambahan pada kendaraan, hingga penggunaan pompa khusus untuk memindahkan BBM.
“Kita menemukan ada beberapa oknum yang memanfaatkan situasi ini dengan melakukan pembelian di luar aturan. Misalnya menggunakan galon atau jerigen, tangki tambahan, bahkan memakai pompa. Kami berharap pegawai di SPBU maupun APMS dapat lebih memperhatikan hal-hal seperti ini dan melakukan pembatasan,” ujar Charles Gomar kepada awak media di sela peninjauan.
Ia menegaskan bahwa BBM subsidi merupakan hak masyarakat kecil dan harus digunakan sesuai peruntukannya. Karena itu, pengawasan di tingkat penyaluran dinilai sangat penting agar distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran.
Charles juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga amanah pemerintah dalam penggunaan BBM subsidi. Menurutnya, subsidi diberikan negara untuk membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan dimanfaatkan demi keuntungan pribadi.
“Kejujuran adalah bentuk tanggung jawab kepada sesama dan masa depan daerah kita. Kejahatan terbesar sering dimulai dari hal kecil yang dianggap biasa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ketua Komisi II DPR Papua Selatan itu berharap adanya kerja sama antara pengelola SPBU, aparat pengawas, dan masyarakat dalam mencegah praktik penyelewengan BBM subsidi di wilayah Papua Selatan, khususnya di Kabupaten Boven Digoel.
Ia menilai, jika pengawasan dilakukan secara konsisten, maka distribusi BBM subsidi dapat berjalan lebih adil dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan aktivitas ekonomi dan transportasi pada ketersediaan BBM bersubsidi.
“Kita semua harus menjadi bagian dari masyarakat yang peduli, jujur, dan mendukung penggunaan BBM subsidi secara tepat sasaran demi kepentingan dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya.
- DPC Hiswana Migas Papua Selatan Resmi Diketuai Oleh Leonard Wijaya Periode 2025-2029
- Babinsa Ramil TMR Boven Digoel Bagikan Masker dan Sosialisasikan PPKM
- Polres Merauke Gandeng HIPMI Tingkatkan Nilai Produksi Minyak Kelapa Mama-Mama Papua