Lima staf Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dilaporkan telah diculik ketika menjalankan misi lapangan di Yaman selatan.
- MRPS Beri Penjelasan Resmi Hasil Penetapan Status OAP Bagi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur
- Puluhan Ondofolo Se Tanah Tabi Beri Dukungan Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua
- Ciptakan Pemilu 2024 Yang Damai Dengan Tidak Melakukan Kampanye Hitam
Baca Juga
Jurubicara pejabat tinggi PBB di Yaman, Russell Geekie menuturkan, mereka diculik di Abyan ketika kembali ke Aden pada Jumat (11/2).
"PBB berhubungan erat dengan pihak berwenang untuk mengamankan pembebasan mereka," kata Geekie, seperti dikutip Reuters. Dikutip dari Kantor Berita RMOL, Minggu (13/2).
Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah memerangi kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman sejak 2015.
Koalisi campur tangan dalam perang saudara Yaman pada 2015 setelah Houthi menggulingkan pemerintah dari ibukota, Sanaa.
Konflik tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat jutaan orang mengungsi, menyebabkan krisis kemanusiaan yang mengerikan.
- Masyarakat Toraja Sangkutu’ Banne Nyatakan Sikap Dukung Pasangan YOSFAN di Pilkada Merauke
- Pasangan Guntur Ohoiwutun dan Prayogo Daftarkan Diri di KPU Merauke
- Pesan Kenius Kogoya Jelang Pilkada 2024, Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Politik Adu Domba, Sara Dan Politik Identitas
