Lima staf Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dilaporkan telah diculik ketika menjalankan misi lapangan di Yaman selatan.
- Kembali Terpilih Pada Musda XV KNPI Papua, Ini Pesan AGW
- Usulan Penundaan Pemilu 2024 Tak Miliki Dasar Hukum dan Politik, Politikus PDIP: Sudahlah, Kita Tutup Wacana Ini
- Panitia Pemutahiran Data Pemilih di Boven Digoel Akan Datang Kerumah Warga
Baca Juga
Jurubicara pejabat tinggi PBB di Yaman, Russell Geekie menuturkan, mereka diculik di Abyan ketika kembali ke Aden pada Jumat (11/2).
"PBB berhubungan erat dengan pihak berwenang untuk mengamankan pembebasan mereka," kata Geekie, seperti dikutip Reuters. Dikutip dari Kantor Berita RMOL, Minggu (13/2).
Koalisi militer yang dipimpin Saudi telah memerangi kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman sejak 2015.
Koalisi campur tangan dalam perang saudara Yaman pada 2015 setelah Houthi menggulingkan pemerintah dari ibukota, Sanaa.
Konflik tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang dan membuat jutaan orang mengungsi, menyebabkan krisis kemanusiaan yang mengerikan.
- Ketua Bawaslu Provinsi Papua Selatan Mendorong Sinergi Antara Kesekretariatan dan Komisioner
- KPU Papua Selatan Resmi Tetapkan Yusak Yaluwo Sebagai Cawagub Nomor Urut 1
- Setujui 3 RUU Pemekaran Papua, Ini 6 Catatan Kritis Fraksi Demokrat
