Aksi Doa Bersama Seluruh Denominasi Gereja di Kabupaten Merauke dilakukan di Menolak Segala Bentuk Pelanggaran HAM di Tanah Papua
- Perayaan Natal 2021, KODAM XVII/Cenderawasih Berbagi Kasih Kepada Jamaat Gereja GIDI
- CV. Rajawali Teknologi Indonesia dan Promotor Xiaomi Merauke Sosialisasikan Peduli Sosial dalam Peringatan Hari HIV AIDS 2023
- Berhati Malaikat, Suami Istri di Merauke Rela Jual Rumah dan Mobil Demi Pendidikan di Papua
Baca Juga
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) melakukan aksi doa bersama disekitaran Lingkaran Brawijaya Merauke. Selasa (29/9)
Tujuan dari kegiatan doa bersama ini salah satunya untuk mendoakan pendeta Yermias Zanambani yang meninggal dunia tertembak di Kabupaten Intan Jaya pada tanggal 19 September 2020 yang lalu.
Aksi doa bersama ini juga lanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap sikap penolakan segala bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia di Tanah Papua yang dilakukan oleh GMKI, GAMKI, dan Seluruh Denominasi Gereka di Kabupaten Merauke.
Ketua DPC GMKI Merauke Elsye Titihalawa ketika diwawancarai oleh Reporter Rmol Papua dirinya bersama teman-teman dari GMKI dan GAMKI melakukan kegiatan doa bersama ini untuk medoakan Almarhum Pendeta Yermias Zanambani yang meskipun sampai saat ini belum diketahui siapa pelaku penembakan terhadap belum diketahui.
“Tujuan dari kegiatan ini yang pertama kita ingin mendoakan Almarhum Bapak Pendeta yang kita ketahui sendiri bahwa sampai sekarang pelaku dibalik kejadian ini, apakah itu Kelompok Kriminal Bersenjata ataukah aparat TNI, sehingga tujuan utama kita datang kesini adalah kita mendoakan semoga Negara ini baik-baik saja dan tetap kondusif.” Ucapnya
Sementara ditempat yang sama ketua DPC Gamki Merauke Reindhard Taigernan mengatakan bahwa GAMKI Merauke melakukan pernyataan sikap untuk meminta pemerintah secara tegas menindak segala pelanggaran HAM yang terjadi diatas tanah Papua, terkhsus terhadap kasus penembakan yang terjadi di kabupaten Intan Jaya.
“Yang jelas ini pernyataan sikap memohon kepada pemerintah untuk secara tegas menindak segala pelanggaran HAM yang terjadi di atas tanah Papua secara khusus kepada Pendeta yang terjadi penembakan di Intan Jaya beberapa waktu lalu.” Pungkasnya
- Polsek Onggaya Lakukan Tali Asih Kepada Masyarakat Pesisir Pantai Kuler
- Bentuk Pengabdian, DPD AMPI Papua Gelar Pasar Murah dI Muara Tami, Guna Menekan Harga Pokok Melambung Tinggi
- Sambut HUT Bhayangkara ke 78 Polres Boven Digoel Bantu Pembangunan Pon-Pes Hidayatullah