Menteri dalam negeri Tito Karnavian mlantik tiga orang Penjabat Gubernur pada tiga daerah Otonomi Baru di Papua, di lapangan Plaza, Kantor Pusat Kemendagri. Jumat (11/11).
- Dua Wanita Diperkosa Dan Dianiaya Oleh Kelompok KST Di Yahukimo
- Gerak Cepat, Tim Damkar Berhasil Padamkan Api Yang Membakar Ware House PLTMG MPP Merauke
- Ketum PWI Pusat: Berita Soal Wadas Harus Akurat, Berimbang, dan Independen
Baca Juga
Tiga nama yang akan menjabat sebagai Pj gubernur Papua hasil pemekaran itu adalah Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan, Ribka Haluk sebagai Pj Gubernur Papua Tengah dan Nikolaus Kondomo sebagai Pj Gubernur Papua Pegunungan.
Dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 115/P2022 Tanggal 10 November 2022 Tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur, yang dibacakan oleh Mendagri, mereka akan menjabat sebagai Penjabat Gubernur selama satu tahun setelah pembacaan Keppres, para Penjabat Gubernur mengucapkan sumpah janji Jabatan.
"Bersediakah Saudara-saudara mengucapkan sumpah atau janji sesuai agama masing-masing?" ujar Tito memandu pembacaan sumpah dan janji, disambut dengan kata Bersedian oleh masing-masing Penjabat Gubernur.
Setelah pengambilan sumpah dan janji, kemudian dilanjutkan dengan sesi penandatanganan berita acara sumpah dan janji serta pakta integritas oleh masing-masing Penjabat Gubernur.
Adapun nantinya beberapa kewajiban yang harus dilaksanakan para Pj Gubernur baru itu antara lain melakukan pembentukan dan pengisian perangkat daerah, memfasilitasi pembentukan Majelis Rakyat Papua (MRP) maupun memfasilitasi pemilihan gubernur/wakil gubernur dan DPR pertama kali di tiap provinsi.
- Kecam Aksi Represif kepada Warga Papua, PP GMKI: Luka fisik cepat hilang, luka batin?
- Satu Unit Rumah Di Kawasan Salor Indah Merauke Ludes Dilalap Si Jago Merah
- Dua Fenomena Alam Akibatkan Cuaca Panas Terik di Merauke