Boven Digoel, Papua Selatan — Musyawarah Cabang (Muscab) ke-III Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Boven Digoel resmi menetapkan Solikhin, S.E sebagai ketua baru untuk masa bakti 2026–2031, Minggu (26/4/2026).
- Sang Jawara Golkar untuk pilkada papua
- Gerakan Politik Nasionalis Ala Prabowo Berpeluang Menangkan Pilpres 2024
- Mantan Ketua KKSS H. Sakaruddin Nyalakan Keseriusannya Maju Bacawabup Jayapura
Baca Juga

Pemilihan tersebut dihadiri oleh 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Boven Digoel yang secara aklamasi memberikan mandat kepemimpinan kepada Solikhin.
Dalam pernyataan perdananya, Solikhin menegaskan komitmennya untuk melakukan konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput sebagai langkah awal memperkuat struktur organisasi.
“Kami berkomitmen melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput. Kita menyadari pada pemilihan sebelumnya hasilnya belum maksimal, sehingga ke depan kami menargetkan merebut kembali tiga kursi yang sempat berpindah ke partai lain,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penyusunan kepengurusan baru, Solikhin juga mengumumkan penunjukan Jusman sebagai Sekretaris Umum DPC dan Agus Tuwok sebagai Bendahara Umum DPC PPP Kabupaten Boven Digoel.
Ia menegaskan bahwa pendidikan politik kepada masyarakat akan menjadi salah satu prioritas utama kepengurusannya ke depan, guna meningkatkan kesadaran politik yang sehat dan berkualitas di tengah masyarakat.
“Kami akan memberikan pendidikan politik hingga ke tingkat bawah agar masyarakat semakin memahami politik secara baik dan tidak selalu mengaitkannya dengan uang,” katanya.
Solikhin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya, khususnya kepada Ketua DPC PPP periode 2021–2026, H. Basri Muhammadiyah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus demisioner, khususnya kepada Bapak H. Basri Muhammadiyah yang merupakan guru politik saya. Apa yang sudah baik akan kami lanjutkan, dan yang belum maksimal akan kami tingkatkan,” ungkapnya.
Ia turut mengajak seluruh pengurus baru untuk membangun kebersamaan dan memperkuat soliditas internal partai.
“Mari kita berdiskusi, bergandengan tangan, dan bergotong royong untuk membesarkan partai yang kita cintai. Kita juga harus mendukung pemerintah daerah Kabupaten Boven Digoel agar mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua DPW PPP Provinsi Papua Selatan, H. Samsudi, dalam arahannya menekankan pentingnya pembenahan organisasi hingga ke tingkat PAC dan anak ranting, serta mendorong konsolidasi rutin guna memperkuat struktur partai dari bawah.
Sementara itu, Ketua DPC PPP periode 2021–2026, H. Basri Muhammadiyah, dalam laporan pertanggungjawabannya menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan partai telah berjalan dengan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Muscab III ini mengusung tema “Merawat Persatuan Menuju Transformasi untuk Indonesia” dan menjadi momentum penting bagi PPP di Kabupaten Boven Digoel untuk melakukan pembenahan serta memperkuat langkah politik ke depan.
- Lama Tak Terdengar, Ratna Sarumpaet Luncurkan Buku "Aku Bukan Politikus"
- Unas Tabuni, Kebijakan DOB Tidak Bermanfaat Terhadap Orang Asli Papua
- Ketua GM KOSGORO: Terkait DOB Presiden Harus Memanggil Gubernur Papua Sebagai Perpanjangan Tangan Pemerintah di Daerah