Merauke — Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus, dan Kesejahteraan Rakyat menggelar kegiatan Penguatan Kerukunan dan Toleransi Umat Beragama di Provinsi Papua Selatan dengan tema “Membangun Moderasi dan Toleransi Antarumat Beragama di Era Digital bagi Generasi Z di Papua Selatan.”
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2025, di Hotel Halogen Merauke dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang agama, pemuda lintas iman, pelajar, serta mahasiswa.
- Pemerintah Gelontorkan 89,36 Persen BLT El Nino Sebesar Rp6,72 Triliun
- As I Setda Boven Digoel Buka Kegiatan Konsultasi Publik RPJPD 2025-2045
- Tanpa BPJS Kesehatan, Masyarakat Boven Digoel Sulit Dapatkan Akses Pelayanan, Terkendala Biaya
Baca Juga

Kegiatan ini bertujuan memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan mendorong generasi muda Papua Selatan agar mampu menjadi pelopor perdamaian di ruang digital. Dalam era keterbukaan informasi, kemampuan berinteraksi secara bijak di media sosial dinilai sangat penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian berbasis SARA.
Hari pertama kegiatan dibuka dengan sesi bertema “Kerukunan Umat Beragama di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Digital”, dilanjutkan dengan sesi “Cerdas Bermedia Digital: Melawan Hoaks dan Ujaran Kebencian Bermuatan SARA”, serta diskusi dan refleksi bersama peserta.

Pada hari kedua, peserta mengikuti pelatihan “Gambar dan Video untuk Kerukunan dan Toleransi” yang berfokus pada pembuatan konten kreatif dan bermakna di media sosial. Sesi ini dilanjutkan dengan aksi nyata praktik membuat konten dan komitmen bersama, sebagai wujud penerapan nilai toleransi di dunia digital.
Puncak kegiatan diisi dengan Deklarasi Generasi Z Papua Selatan untuk Moderasi dan Toleransi Digital, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Papua Selatan. Kegiatan kemudian ditutup dengan peluncuran program “DIGI Harmoni”, sebuah inisiatif digital yang diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas iman dalam menciptakan pesan-pesan damai di media sosial.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat, khususnya bagi generasi muda sebagai garda terdepan menjaga harmoni di Bumi Anim Ha.
- Pemkab Mappi Jalin Kerjasama Kesehatan Rujukan dengan RSUD Merauke
- Komnas HAM Hadir di Boven Digoel, Tinjau Pemenuhan Hak Asasi di Boven Digoel
- Staf Ahli Bupati Boven Digoel Dorong Pelayanan Kesehatan Spesialis di Kampung Biwage
