Pengiat Hukum Duga Ada Relasi Antara APH dan Bandar Judi Togel di Sorong

Sekertaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SAGU, Hariyadi A Sagey. (Istimewa)
Sekertaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SAGU, Hariyadi A Sagey. (Istimewa)

Pengiat hukum menduga ada relasi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan bandar judi Toto Gelap (Togel) yang kini marak di Kota maupun Kabupaten Sorong.


“ Kami dapat menduga adanya relasi penegak hukum kepada pemilik togel di kota sorong sehingga pembiaran terus di lakukan, karena hari ini kelihatannya aparat penegak hukum cuma diam tanpa melakukan penindakan,” ujar Sekertaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) SAGU, Hariyadi A Sagey, Jumat 10 Oktober 2025.

Untuk menghilangkan citra negatif tersebut, Kata Hariyadi Sagey,  seharusnya aparat penegak hukum melakukan penindakan tegas terhadap pelaku atau bandar maupun yang memasang togel itu sendiri.

Sebagai pegiat hukum, Kata dia ada yang tidak beres di bagian aktivitas perjudian dimana judi togel hari ini kembali semakin marak di berbagai lorong maupun lapak dan hampir seluruh kota sorong ini telah di penuhi oleh lapak togel.

Ia menambahkan kalau ini terus dibiarkan atau tidak di cegah praktik perjudian akan merajalela di Kota Sorong. “ Tanpa pencegahan maka kota sorong ini akan menjadi kota judi nomor wahid di Indonesia,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, Aktivitas yang tidak beres dan tidak wajar ini harusnya di hentikan karena takutnya akan jadi budaya untuk masyarakat papua Barat Daya.

“ Tanpa memakai alasan apapun itu aktivitas judi togel ini harus di hentikan karena ini bukan lagi permainan orang besar yang mengerti untung rugi dalam transaksi permainan akan tetapi sudah merambah jauh kepada anak-anak kecil yang belum dewasa,” kata dia.

Padahal berdasarkan Pasal 303 ayat 3 KUHP, judi adalah tiap-tiap permainan yang umumnya terdapat kemungkinan untuk untung karena adanya peruntungan atau karena pemainnya mahir dan sudah terlatih.

“ Yang juga termasuk main judi ialah pertaruhan tentang keputusan perlombaan atau permainan lain, yang tidak diadakan oleh mereka yang turut berlomba atau bermain itu, demikian juga segala pertaruhan yang lain-lain,” jelasnya.

Dari sisi hukum, Kata dia jelas bahwa pemilik dan pemain togel itu adalah di larang. Maka, harusnya aparat penegak hukum mengambil langkah agar menangkap dan membubarkan lapak togel di semua tempat dan lokasi.

Selain aparat keamanan, Ia juga mengharapkan peran pemerintah daerah untuk tanggap akan permasalahan ini dan segera membentuk satuan tugas (satgas) Judi Togel yang di backup oleh TNI atau Polri.

“ Kami juga minta kepada pemerintah daerah untuk segera membentuk satgas judi togel untuk menertibkan semua lapak togel, karena togel tidak memberikan penghasilan kepada daerah. Bahkan tidak membayar pajak kepada negara judi togel ini merusak moral,” kata Hariyadi Sagey.