Merauke - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke laksanakan Panen Raya Ketahanan Pangan serentak pada Kamis, 15 Januari 2026.
- Fraksi PB DPRK Boven Digoel Menyetujui Raperda Anggaran Tahun 2023: Pemeriksaan Lebih Mendalam
- Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 111/KB di Boven Digoel Beri Pelayanan Kesehatan Gratis di Perbatasan
- Menggali Makna di Balik Panen Raya Kampung Mur: Sebuah Simbol Ketahanan Pangan di Papua
Baca Juga
Dewanto selaku Kalapas mengatakan bahwa panen raya serentak ini merupakan arahan langsug dari Direktorat Jendral Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan Republik Indonesia, yang mana diluas tanah 100m² di Lapas Merauke telah ditanami petatas oleh warga binaan.
"Ini merupakan upaya optimalisasi pembinaan kemandirian bagi para warga binaan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan, untuk mendukung ketahanan pangan yang program dari kementerian untuk warga binaan di bidang agribisnis," jelasnya.
Dijelaskan lebih lanjut, hasil panen raya petatas ini akan langsung dijual melalui vendor yang selanjutnya akan diolah menjadi keripik.
Selain itu juga ada beberapa program kemandirian bagi warga binaan yang telah dilakukan antara lain usaha tempat pencucian motor, tempat pangkas rambut dan juga usaha jualan gorengan.
"Pembinaan kemandirian bagi warga binaan sendiri kriterianya sudah harus menjalani setengah dari masa pidana dan melewati sidang tim pertimbangan pemasyarakatan. Selain syarat administratif juga ada syarat substansi yaitu memiliki kelakuan baik dan tidak pernah melanggar tata tertib di dalam," pungkas Dewanto.
- Kesuksesan Open Tournament Futsal Bupati Cup I: Sambutan Hangat dari Peserta dan Penonton
- Keajaiban Ekonomi: Pelaku UMKM Bersyukur atas Festival Sejuta Rawa ke-2
- Gelar Konferensi 1 di Biak, APS Bahas Percepatan Pembangunan Papua