Merauke – Aparat gabungan TNI-Polri bersama masyarakat Distrik Tabonji mengevakuasi jenazah seorang pria tanpa identitas yang ditemukan di perairan Selat Mariana (Kali Endon), Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
- Hilang Kendali, Pasutri Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Pelabuhan Jayapura
- Laka Lantas di Jalan Gak Merauke Satu Orang Meninggal Dunia
- Setelah Empat Hari Pencarian, Korban Terakhir Speedboat Terbalik Ditemukan Meninggal Dunia
Baca Juga

Laporan awal diterima Polres Merauke setelah seorang warga Kampung Tabonji menemukan jenazah saat memeriksa jaring ikan pada Senin, 23 Februari 2026 sekitar pukul 18.00 WIT. Informasi tersebut diteruskan melalui Babinsa Distrik Tabonji kepada pihak kepolisian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Selasa, 24 Februari 2026, aparat bersama unsur terkait melakukan koordinasi dan persiapan evakuasi. Sekitar pukul 14.50 WIT, tim gabungan yang terdiri dari Babinsa, tokoh agama, petugas Puskesmas Tabonji, serta warga setempat menuju lokasi menggunakan perahu cepat.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.30 WIT, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, jenazah telah mengalami pembusukan lanjut sehingga identifikasi secara visual tidak memungkinkan dilakukan. Satu ciri fisik yang masih dapat dikenali yakni tato bergambar perempuan pada bagian dada korban.
Karena tidak ditemukan dokumen identitas dan belum ada pihak keluarga yang melapor, jenazah dimakamkan secara layak di wilayah Befak, Kali Endon, yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan unsur Polair dan instansi terkait guna memastikan tidak terdapat laporan awak kapal hilang di wilayah perairan tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan orang hilang yang sesuai dengan ciri-ciri jenazah.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut. 
- Pangkoops AU III Tiba di Merauke Sertijab Danlanud J.A Dimara Dilaksanakan
- Kerugian Material Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah,l, Satu Rumah Terbakar Beserta Mobil dan Motor di Waena
- Kebakaran Menimpa Asrama Kompi Senapan A Yonif 755 Yalet, 6 Rumah Ludes Terbakar
