Merauke kembali menunjukkan perannya sebagai daerah strategis dalam penguatan ketahanan pangan nasional melalui sosok Sersan Mayor Ardian Simanullang, pembina Petani Milenial Merauke yang dikenal progresif dan konsisten mendorong lahirnya pertanian modern. Ia menegaskan bahwa masa depan pangan Indonesia hanya dapat dicapai apabila generasi muda mampu menguasai teknologi dan menerapkannya di lahan pertanian.
- SKK Migas dan Komisi VII DPR RI Gelar JPS Penangulangan Covid-19 di Wamena
- PT. DONGIN PRABHAWA HADIRKAN MOMEN KEMERDEKAAN DI KAMPUNG TAGAEPE
- Konsultasi Publik ke-3 Program Environmental Conservation and Community Development Program (ECCDP) Sukses Diselenggarakan
Baca Juga
Dalam setiap kegiatan pendampingan, Serma Ardian menghadirkan cara pandang baru bagi petani milenial, termasuk mahasiswa OAP, agar menjadi pelopor transformasi pertanian. Ia memperkenalkan pemanfaatan drone farming, sensor cerdas dan kecerdasan buatan yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi, ketepatan data dan produktivitas lahan. Menurutnya, Papua Selatan membutuhkan pendekatan yang bukan saja modern tetapi juga selaras dengan karakter alam setempat.
Sebagai bentuk komitmen, Serma Ardian kini tengah menyiapkan rancangan pengembangan budidaya padi berbasis teknologi yang tetap menghormati nilai budaya Papua Selatan. Ia menekankan bahwa inovasi tidak boleh memutus akar identitas pertanian daerah. Pendekatan itu diharapkan menghadirkan model baru yang dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia timur.
Program pembinaan Petani Milenial yang ia jalankan juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menghadirkan pusat produksi pangan berdaya saing di kawasan timur. Jejak kerja Serma Ardian menempatkannya sebagai figur yang menonjol dalam penguatan kapasitas pemuda tani, sekaligus membawa warna baru dalam pembangunan sektor pertanian.
Dengan penuh optimisme, ia berharap semakin banyak generasi muda ikut terlibat sehingga Papua Selatan dapat menjadi tonggak keberhasilan pertanian modern Indonesia. “Teknologi adalah pendamping setia kearifan lokal. Jika keduanya bersatu, Papua mampu memberi kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
- Memupus Kesenjangan di Papua Lewat CSR
- Satker PJN II Merauke Bersama Komunitas Koplink Care Berbagi Ratusan Takjil Untuk Berbuka Puasa
- Dukung UMKM, HIPMI Merauke Salurkan 5000 Stiker Untuk Lebel Home Industri OAP
