Merauke – Organisasi Perempuan Bangsa semakin memperluas kerja kaderisasi di wilayah Papua Selatan melalui kegiatan Pendidikan Kader Badan Partai atau DIKBAR yang sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPW dan DPC di empat kabupaten. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, November 2025, dihadiri ratusan kader perempuan dari berbagai daerah.
- Dewan Kehormatan: Anggota dan Pengurus PWI Harus Nonaktif dari Tugas Wartawan jika Menjadi Calon Legislatif
- Kementerian Sosial Cabut Izin ACT
- Terpilih Jadi Ketua DPP GM Kosgoro, Ini Program strategis 5 tahun Muhammad Fajri Noch
Baca Juga


Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, DR. Hj. Nihayatul Wafiroh, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI. Ia memimpin prosesi pelantikan sekaligus memberikan pembekalan tentang pentingnya kepemimpinan perempuan dalam ruang sosial dan politik. Turut hadir Anggota Komisi II DPR RI, Indra Jaya, yang memberikan apresiasi atas terbentuknya struktur Perempuan Bangsa di Papua Selatan.
Dalam kegiatan ini, Eviernawati Kristina resmi dilantik sebagai Ketua DPW Perempuan Bangsa Papua Selatan, disertai pelantikan jajaran pengurus DPC Perempuan Bangsa untuk empat kabupaten, yaitu Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Asmat. Pelantikan ini menandai langkah strategis PKB dalam memperkuat basis perempuan hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Indra Jaya menekankan bahwa kehadiran Perempuan Bangsa merupakan bagian dari mandat DPP PKB untuk memberikan ruang lebih luas bagi perempuan. Ia menyebut bahwa dinamika politik nasional dan daerah menunjukkan semakin besarnya kontribusi perempuan dalam menentukan arah kebijakan. Ia berharap DPW dan DPC Perempuan Bangsa di Papua Selatan dapat bekerja selaras dengan struktur partai di tingkat kabupaten demi kemajuan PKB ke depan.
Sementara itu, DR. Hj. Nihayatul Wafiroh menyampaikan bahwa selama tujuh bulan terakhir, Perempuan Bangsa telah meresmikan kaderisasi di lebih dari seratus titik di seluruh Indonesia dengan total mencapai puluhan ribu kader baru. Ia menegaskan bahwa banyak isu publik yang tidak bisa dipisahkan dari pengalaman perempuan, seperti kesehatan ibu, hak reproduksi, dan kebijakan keluarga. Hal-hal seperti ini membutuhkan kehadiran perempuan dalam posisi pengambil keputusan.
Ketua Perempuan Bangsa Papua Selatan, Eviernawati Kristina, menyampaikan bahwa kehadiran organisasi ini di Papua Selatan menjadi energi baru bagi perempuan setempat untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa Perempuan Bangsa siap mendorong lahirnya lebih banyak pemimpin perempuan yang mampu berkiprah di ruang legislatif maupun ruang pelayanan publik lainnya.
Menurutnya, semangat perjuangan Perempuan Bangsa sejalan dengan jati diri PKB sebagai partai yang menjunjung keharmonisan, keberagaman, dan politik yang ramah bagi semua kelompok, termasuk perempuan. Kepengurusan yang dilantik hari ini menjadi bukti bahwa PKB membuka diri bagi seluruh perempuan Papua Selatan yang ingin berjuang bersama.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diisi pembacaan ikrar, penyampaian materi kaderisasi, serta dialog antara pengurus pusat dan kader daerah. Kegiatan ini menegaskan komitmen Perempuan Bangsa dalam memperkuat kapasitas, solidaritas, dan kontribusi perempuan bagi masa depan Papua Selatan.
- 5 Alasan, Ikatan Keluarga Toraja Memilih Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua
- Target Ditetapkan Bulan Ini, KPU Kebut Sempurnakan Detail Jadwal Pemilu Opsi Februari 2024
- Pemasangan Patung Jokowi di Mandalika Menuai Penolakan dari Kalangan Ponpes
