Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (Baleg DPR RI) masih meneruskan pembahasan omnibus law Rancangan Undang Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) bersama Panitia Kerja (Panja) utusan fraksi.
- Dampak Positif Turnamen Futsal: Pedagang dan Ojek Ramaikan MSC
- Inovasi Layanan Kesehatan: RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Buka 'Kelas Jauh' Konsultasi Kesehatan untuk Mappi
- Natalius Pigai: PDIP Dan Pemerintah Diisi Rasialis, Satu Menteri Dari Papua Saja Tidak Ada
Baca Juga
Pembahasan mengacu pada Surpres (Surat Presiden) yang diserahkan ke Pimpinan DPR. Hingga kini, Surpres tersebut belum dicabut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Demikian disampaikan anggota Tim Panja RUU Omnibus Law Ciptaker fraksi Golkar, Firman Soebagyo disela-sela Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Baleg DPR bersama sejumlah ahli, Selasa (27/4).
"Kita berpegang sampai saat ini, Surpres belum ada pencabutan. Ini tetap berjalan, dan pembahasan (RUU Omnibus Law Ciptaker) kita lanjutkan," terang Firman Soebagyo.
Sebelumnya, Wakil Ketua Baleg fraksi PPP Achmad Baidowi sempat menanggapi pernyataan sejumlah pihak yang menyebut DPR seolah-olah tidak mengindahkan keinginan Presiden dan Pimpinan DPR untuk memunda pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker.
Padahal, kata politisi yang akrab disapa Awiek itu, yang diminta Presiden dan Pimpinan DPR untuk ditunda adalah khusus klaster Ketenagakerjaan saja. Artinya, bukan pembahasannya RUU Ciptaker ditunda seluruhnya.
"Ini harus diclearkan dahulu. Kalau memang surat resmi hanya klaster ketenagakerjaan, oke lanjut," demikian Awiek. 
- Sempat Terjadi Keributan, Para Pelamar CPNS Papua Selatan Tuntut Penyelenggara Harus Bertanggung Jawab
- SP2020 Lanjutan Mulai Mei Hingga Akhir Juni, BPS Papua: Responden Beri data Akurat
- Semangat Kesehatan Mewarnai HKN ke-59 di Kabupaten Mappi: Pj. Bupati Mendorong Inovasi Layanan Kesehatan
