Boven Digoel, Papua Selatan — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPR Provinsi Papua Selatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang telah memilih Kabupaten Boven Digoel sebagai tempat pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasi) tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, Kamis (13/11/25).
- Pj Bupati Mappi Apresiasi Prestasi Mappi Racing Team di Kejuaraan Road Race
- Kabarjas BPBJ: Perkembangan E-Katalog di Kabupaten Boven Digoel Masih Sangat Rendah
- Tantangan Petani Merauke dalam Musim Panas yang Kering
Baca Juga

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah penting dan strategis dalam memperkuat regulasi daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Kami merasa terhormat karena Boven Digoel dipilih menjadi tuan rumah FGD ini. Sebagai bagian dari Provinsi Papua Selatan, kami berkomitmen turut menjaga stabilitas wilayah, ketentraman, dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami menjadi bagian dari proses pembentukan regulasi daerah yang sangat strategis bagi masa depan Papua Selatan,” ujar Bupati Roni Omba.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Raperdasi yang dibahas menyentuh aspek mendasar kehidupan masyarakat, yaitu bagaimana menciptakan ketentraman, ketertiban, dan perlindungan bagi seluruh warga. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menjamin keamanan dan kenyamanan hidup masyarakat di seluruh pelosok wilayah — mulai dari kota hingga kampung.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPR Provinsi Papua Selatan atas inisiatif menghadirkan diskusi terbuka agar seluruh daerah dapat memberikan pandangan dan masukan terhadap Raperdasi tersebut.
“FGD ini menjadi wadah penting untuk menyatukan pemahaman antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan sosial yang menyeluruh. Tanpa keamanan dan ketertiban, pembangunan mustahil berjalan baik dan masyarakat tidak akan menikmati hasilnya,” tegas Bupati.
Bupati Roni Omba menambahkan, penyusunan Raperdasi ini merupakan langkah strategis bagi Kabupaten Boven Digoel dalam memperkuat regulasi daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat. Ia berharap peraturan ini tidak hanya bersifat mengatur, tetapi juga mampu memberdayakan masyarakat agar terlibat aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing.
“Pemerintah Kabupaten Boven Digoel siap memberikan dukungan penuh terhadap proses penyusunan Raperdasi ini, baik dari sisi data, masukan, maupun dukungan teknis lainnya,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati berharap hasil FGD dapat memperkaya substansi Raperdasi sehingga peraturan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah yang aman dan sejahtera.
“Menjaga ketentraman dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat,” tutup Bupati.
Kegiatan FGD yang berlangsung di Boven Digoel tersebut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPR Provinsi Papua Selatan, Forkopimda Kabupaten Boven Digoel, para kepala OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan dan perwakilan masyarakat.
- Keberlanjutan Lomba Lari Mappi: Dukungan Penuh untuk Program Pemberdayaan Atlet Muda
- Bupati Boven Digoel Hengki Yaluwo Serahkan SK PPPK Nakes Sebanyak 207 Formasi
- Plt. Sekda Boven Digoel: ASN yang Mangkir Kerja Harus di Tahan Gajinya