- Mantan Pj Gubernur Apolo Safanpo Tepis Isu DirinyaDatangkan Pegawai Dari Luar Papua Selatan
- Bersinergi Menuju Kemenangan Pemilu 2024, Topik Utama RAKERWIL Partai NasDem Papua
- Puteri pariwisata indonesia persahabatan 2023, Julia Jeckline Yaroseray Dukung BTM-YB Menuju Gubernur Papua 2024-2029
Baca Juga
Direktur Eksekutif PSI, Andri Gunawan menjelaskan, hasil survei ini memotret berupa keinginan masyarakat dalam kepemimpinan 2024-2029 yang akan datang.
Dikatakan Andre, masyarakat ingin calon pemimpin atau Calon Presiden (Capres) yang akan datang merupakan sosok yang kuat dalam tiga aspek yakni ekonomi, pemerintahan yang bersih dan pemerintahan yang mengutamakan stabilitas politik, keamanan nasional.
“Survei menunjukkan 89,9 persen masyarakat menginginkan kemajuan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi, 84,2 persen menginginkan pemerintahan yang bersih dan 70,3 persen masyarakat menginginkan pemerintah yang mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional,” ungkap Andre dalam keterangan tertulis, Minggu (2/1).
Dari hasil survei ini, lanjut Andre, jika pemilihan presiden digelar hari ini dan mengacu kepada tiga aspek kepemimpinan yakni ekonomi, pemerintahan yang bersih dan pemerintahan yang mengutamakan stabilitas politik, keamanan nasional maka Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto paling banyak dipilih responden dengan mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
“Airlangga Hartarto sebagai tokoh yang diingin dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 18,3 persen, di posisi kedua Prabowo Subianto 16,2 persen, Ganjar Pranowo 14,4 persen, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) 5,9 persen,” beber Andre. Dikutip dari Kantor Berita RMOL, Senin(3/1)
Kemudian disusul Sri Mulyani dengan raihan 5,4 persen, Anies Baswedan 3,3 persen, Muhaimin Iskandar 3,2 persen, Puan Maharani 3,2 persen, Moeldoko 3,1 persen, Sandiaga Uno 3,1 persen, Harry Tanoe 2,4 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,3 persen, Ridwan Kamil 1,9 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,9 persen, Erick Thohir 1,7 persen dan yang belum memilih 13,7 persen.
Survei ini dilakukan 14-29 Desember 2021. Jumlah total sampel sebanyak 1.820 orang responden tersebar di 34 Provinsi. Sampel ditarik dengan metode multistage random sampling. Survei tersebut mengandung tingkat toleransi kesalahan plus minus 2,3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
- Hitungan Sementara Jokowi, Rp 466 Triliun Habis untuk Bangun IKN Nusantara
- Ketua KPUD Boven Digoel Bantah Pihaknya Tidak Berikan Salinan Hasil Rekapitulasi ke Saksi Parpol
- DPR Papua Desak Pemerintah Pusat Dan DPR RI Segera Revisi UU Pemilu.