- Perayaan HPI Ke 167 Dihadiri 3.000 Umat, Ini Pesan Menag Dalam Sambutannya.
- MUSORPROV KONI Papua Resmi di Undur Pekan Depan, Ini tanggal Resminya
- Penuh Harapan, Peziarah Katolik dan Protestan Menjelajahi Kekayaan Sejarah Turki
Baca Juga

Dalam rangka memperkuat semangat kebangsaan dan komitmen terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Anggota DPD RI Provinsi Papua Selatan, Adib Fuad, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama kelompok Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) pada Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di Aula Aspirasi Noari, Merauke.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan kader Muslimat dan Fatayat NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Merauke. Dalam sambutannya, Adib Fuad menekankan bahwa peran perempuan—khususnya para ibu dan pemudi yang tergabung dalam organisasi keagamaan seperti NU—sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Empat Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar simbol negara, tetapi harus menjadi bagian dari perilaku dan pola pikir sehari-hari, terutama dalam menghadapi tantangan zaman modern,” ujar Adib Fuad.
Ia juga menyampaikan bahwa Papua Selatan sebagai daerah baru membutuhkan penguatan wawasan kebangsaan agar proses pembangunan berjalan selaras dengan semangat persatuan, toleransi, dan keadilan sosial.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Banyak dari mereka menyampaikan pandangan serta harapan agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat nilai-nilai kebhinekaan di tengah masyarakat.
Di akhir acara, Adib Fuad mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen-agen perdamaian, toleransi, dan penjaga nilai luhur Pancasila di lingkungan masing-masing.
- Komandan Korem 174/ATW Resmikan Polkes Swadaya Satuan Kodim 1711 Boven Digoel
- Pemprov Papua Resmi Launching Aplikasi SIMTARU 2.0, Digunakan Melaporkan Indikasi Pelanggaran Ruang, Berupa Tambang Ilegal
- Gubernur Papua Selatan Tegaskan Pengerukan Sungai Maro Harus Berdasarkan Data Akurat