Melalu Juru Bicara Gubernur Papua Muh. Rifai Darus mengatakan Telah beredar sebuah pesan berantai di sejumlah platform yang berisikan undangan dari Bapak Gubernur Lukas Enembe dan ditujukan kepada masyarakat dan mahasiswa Papua di Jabodetabek dan Bandung untuk hadir dalam sebuah acara. Saya menyatakan bahwa pesan tersebut adalah hoax atau berita bohong. Rabu (7/7)
- Antisipasi Menjelang Pilkada 2024, Polres Boven Digoel Gelar Operasi Penertiban Peredaran Miras
- Polres Merauke Laksanakan Sertijab 5 Pejabat Utama
- Gubernur Fakhiri Bakal Hadirkan Transportasi Kereta Api di Papua
Baca Juga
Saat ini Gubernur Papua Bapak Lukas Enembe tengah menjalani isolasi mandiri pasca kepulangan beliau dari pengobatan yang dilakukan di Singapura beberapa hari yang lalu.
Untuk itu, Lukas Enembe menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua yang mendapatkan pesan hoax tersebut agar tidak menyebarluaskannya lagi.
"Pemerintah Pusat telah menetapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak tanggal 3 Juli 2021, oleh karena itu menjadi hal yang mustahil bagi Bapak Lukas Enembe untuk mengadakan sebuah pertemuan yang mengundang banyak orang." Ungkap Rifai
Oleh karena itu, Gubernur Papua menghimbau agar seluruh masyarakat Papua yang ada di Jabodetabek dan Bandung (terutama yang telah mendapatkan pesan hoax) tersebut agar tetap mengikuti dan mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. 
- Kadis Pertanian Papua Selatan: Panen Raya 4 Hektare di Pantai Karin Ditunda Menunggu Tim dari Jakarta
- 33 Orang Peserta Wisata Rohani di Lepas oleh Pj. Bupati Mappi.
- Bupati Merauke Tegaskan Penyaluran Alsintan Merupakan Tugas Pemerintah Daerah