Boven Digoel, Papua Selatan — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, mengakui bahwa pelaksanaan program kerja pemerintah daerah dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya masih mengalami sejumlah kendala, salah satunya akibat keterlambatan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
- Pj Gubernur Safanpo Berikan Bantuan Dana ke Gereja Gunung Sinai
- Sosialisasi DPMPTSP Boven Digoel: Aktivitas Usaha Yang Tidak Melalui OSS Dianggap Ilegal
- Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Stabilitas Ekonomi
Baca Juga
Hal tersebut disampaikan Bupati Roni Omba saat diwawancarai oleh reporter RMOL Papua di sela-sela kunjungan ke pasar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Jumat (7/11/2025).
“Dalam 100 hari kerja ini, kendala utama yang kami hadapi adalah keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2025 yang melewati jadwal yang telah ditentukan. Akibatnya, kegiatan dan program kami belum bisa berjalan maksimal,” ungkap Bupati Roni Omba.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan program pembangunan agar tetap sejalan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Ke depan, kami akan sesuaikan dengan anggaran yang tersedia, supaya pelaksanaan kegiatan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa meski terdapat kendala administrasi, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
- Pj Bupati Mappi Dorong Keselamatan Berkendara: Sirkuit Grass Track Alternatif Balap Motor Anak Muda
- Seleksi Terbuka JPT Madya Sekda Papua Selatan Masuki Tahap Assessment, 8 Peserta Ikuti Penilaian di Jakarta
- Asisten I: Pentingnya Inovasi bagi ASN Boven Digoel dalam Meningkatkan Pelayanan Publik