Boven Digoel, Papua Selatan — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, mengakui bahwa pelaksanaan program kerja pemerintah daerah dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya masih mengalami sejumlah kendala, salah satunya akibat keterlambatan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
- Pemerintah Kabupaten Mappi Selesaikan Pembangunan Fasilitas Publik Tahun 2022
- Kolaborasi Sektor Publik dan Swasta: HKN ke-59 di Mappi Jadi Ajang Sinergi Pembangunan Kesehatan
- Pj Bupati Mappi Luncurkan Program Diskon untuk Dukung Masyarakat Ekonomi Menengah Kebawah
Baca Juga
Hal tersebut disampaikan Bupati Roni Omba saat diwawancarai oleh reporter RMOL Papua di sela-sela kunjungan ke pasar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Jumat (7/11/2025).
“Dalam 100 hari kerja ini, kendala utama yang kami hadapi adalah keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2025 yang melewati jadwal yang telah ditentukan. Akibatnya, kegiatan dan program kami belum bisa berjalan maksimal,” ungkap Bupati Roni Omba.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan program pembangunan agar tetap sejalan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Ke depan, kami akan sesuaikan dengan anggaran yang tersedia, supaya pelaksanaan kegiatan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa meski terdapat kendala administrasi, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
- Dukungan Penuh untuk Pembalap Muda Kabupaten Mappi
- Dukungan Masyarakat: Peran Penting Komunitas dalam Penanggulangan Stunting
- Staf Ahli Bupati Boven Digoel Dorong Pelayanan Kesehatan Spesialis di Kampung Biwage