Boven Digoel, Papua Selatan — Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, mengakui bahwa pelaksanaan program kerja pemerintah daerah dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya masih mengalami sejumlah kendala, salah satunya akibat keterlambatan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
- Kisah Kemenangan Mappi Racing Team di Gelaran Kapolres Cup 2023
- Multiplier Effect Turnamen Futsal Bupati Cup I: Peluang Usaha Mikro Meningkat
- Kemenag Buka Seleksi Terbuka untuk 20 Jabatan Eselon II, Salah Satunya Papua Barat
Baca Juga
Hal tersebut disampaikan Bupati Roni Omba saat diwawancarai oleh reporter RMOL Papua di sela-sela kunjungan ke pasar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Jumat (7/11/2025).
“Dalam 100 hari kerja ini, kendala utama yang kami hadapi adalah keterlambatan pembahasan APBD Perubahan 2025 yang melewati jadwal yang telah ditentukan. Akibatnya, kegiatan dan program kami belum bisa berjalan maksimal,” ungkap Bupati Roni Omba.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap pelaksanaan program pembangunan agar tetap sejalan dengan ketersediaan anggaran yang ada.
“Ke depan, kami akan sesuaikan dengan anggaran yang tersedia, supaya pelaksanaan kegiatan bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa meski terdapat kendala administrasi, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
- Bunda Stefanie Gomar: Jejak Perjalanan Pengabdian di Pendidikan Anak Usia Dini
- Taman Mappi Bangkit: Ekspresi Seni dan Budaya di Ruang Publik
- Bupati Boven Digoel Hengki Yaluwo Serahkan SK PPPK Nakes Sebanyak 207 Formasi