Dealer resmi di Merauke menyampaikan keberatan atas maraknya kendaraan berplat luar daerah yang beroperasi tanpa proses mutasi. Kondisi ini dinilai merugikan daerah karena pajak kendaraan tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menekan penjualan mobil dari dealer resmi.
- Perusahaan Game EA akan PHK 650 Karyawan
- Pj Gubenur Papua Selatan Apolo Safanpo Resmikan Pabrik Pengolahan PT.SMG
- Diskominfo Boven Digoel Gelar Sosialisasi dan Forum SDI Bagi OPD dan Kepala Distrik
Baca Juga
Para pimpinan dealer Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, dan Mitsubishi di Merauke menggelar pertemuan dengan Ketua DPRD Provinsi Papua Selatan, Heribertus Silubun. Dalam pertemuan di kantor DPRD, mereka mengungkapkan bahwa setiap bulan sedikitnya lima puluh unit mobil bekas berplat luar masuk melalui pelabuhan tanpa pengawasan ketat.
Perwakilan dealer, termasuk Charlie dari Daihatsu, Ko’ Ameng dari Suzuki, Damianus dari Toyota, Veri dari Mitsubishi, dan Yarti dari Honda, menegaskan keresahan mereka. Menurut mereka, dealer resmi mengalami penurunan penjualan karena masyarakat lebih memilih mobil berplat luar dengan harga miring, sementara PAD Papua Selatan ikut terdampak.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Papua Selatan, Heribertus Silubun, menyatakan dukungannya untuk mencari solusi berkeadilan. Ia menekankan pentingnya peraturan tegas agar kendaraan dari luar wajib melakukan mutasi menjadi plat Papua Selatan. Selain itu, ia mendorong pengawasan diperketat di pelabuhan sebagai pintu masuk utama kendaraan.
Para dealer berharap regulasi segera diterbitkan dalam bentuk Peraturan Daerah. Dengan aturan yang jelas dan pengawasan yang lebih ketat, mereka optimistis PAD dari sektor pajak kendaraan dapat meningkat, sekaligus menciptakan persaingan usaha yang sehat bagi dealer resmi di Papua Selatan.
- Pj Gubenur Papua Selatan Apolo Safanpo Resmikan Pabrik Pengolahan PT.SMG
- Perusahaan Game EA akan PHK 650 Karyawan
- Indonesia Jual Lima Pesawat N219 ke Kongo
