Spanduk besar dibentangkan oleh suporter Bayern Muenchen selama Liga Champions untuk menunjukkan solidaritas atas tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang.
- Pentolan KKB Tewas Ditembak Tim Gabungan TNI Polri: Ini Catatan Kejahatannya
- Lemahnya Sistem Keamanan, Dalam Sepekan 2 Tindakan Kriminal Terjadi di RSUD Merauke
- Wadan Lantamal XI Lepas Satgas Ops PAM Rahwan dan Ops Pamtas
Baca Juga
Spanduk kain putih bertuliskan "Lebih dari 100 orang dibunuh oleh polisi" dan "Kami akan selalu mengingat yang terbunuh di Stadion Kanjuruhan" terlihat dengan jelas selama pertandungan Muenchen vs Viktoria Plzen di Grup C Liga Champions di Allianz Arena pada Selasa (4/10).
Spanduk dibentangkan ketika one minute silence untuk menghormati mereka yang meninggal selama insiden nahas di Kanjuruhan pada 1 Oktober lalu.
Munculnya spanduk ini menunjukkan besarnya perhatian dunia pada tragedi Kanjuruhan yang menjadi salah satu bencana terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
Insiden terjadi setelah Arema FC kalah dari Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di kandangnya. Suporter Arema kemudian menyerbu lapangan yang dibalas dengan gas air mata oleh polisi.
Situasi berubah menjadi kacau dengan bentrokan antara suporter dan aparat. Banyak korban meninggal akibat kesulitan menghirup udara dan terinjak-injak ketika berusaha keluar dari stadion.
Data resmi pemerintah menunjukkan korban jiwa akibat insiden ini mencapai 125 orang, dengan 32 di antaranya anak-anak.
- Semangat Prajurit Lantamal XI Sambut Kedatangan KRI Makassar 590 di Tengah Hujan Deras
- Bupati Merauke Turun Tangan Tangani Banjir Rob: Evakuasi Dilakukan di GOR Hiad Sai
- Hilang Kendali, Pasutri Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan di Pelabuhan Jayapura