GM TELKOMSEL PAPUA MINTA MAAF ATAS GANGGUAN JARINGAN DI PAPUA SELATAN DAN JANJIKAN PEMULIHAN SEGERA

Merauke — General Manager (GM) Telkomsel Papua, Andunius Joko Widomo, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Merauke dan wilayah Papua lainnya atas gangguan layanan komunikasi yang terjadi sejak 24 Juli 2025


Gangguan jaringan Telkomsel melumpuhkan layanan telekomunikasi di sejumlah wilayah Papua, termasuk Merauke, Timika, Nabire, Kaimana, Waropen, Tanah Merah, Jepi, dan Asmat. Gangguan tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan berkomunikasi serta menimbulkan keresahan luas.

Pernyataan resmi disampaikan langsung oleh Andunius Joko Widomo, GM Telkomsel Papua, di hadapan Kapolres dan masyarakat Merauke. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Telkomsel tidak memiliki sedikitpun unsur kesengajaan atas kejadian ini, dan turut merasakan aspirasi masyarakat yang terdampak.

Gangguan pertama terdeteksi pada 24 Juli 2025 akibat kerusakan link transmisi Sorong–Pakpak. Kondisi semakin memburuk karena di saat proses perbaikan berlangsung, gangguan lain muncul secara beruntun di jalur Timika–Dobu, Merauke–Timika, hingga Timika–Nabire.

Gangguan utama berada di jalur transmisi kabel optik bawah laut (TFE) dan beberapa link darat di Papua, khususnya sekitar 290 km dari Merauke, serta titik lainnya di Timika dan Sorong.

Kerusakan beruntun pada sistem transmisi dan power feeding kabel TFE menyebabkan layanan komunikasi lumpuh. Selain itu, faktor keselamatan teknisi di lapangan turut memperlambat perbaikan karena beberapa lokasi kerusakan cukup ekstrem.

Telkomsel bersama tim teknis segera melakukan pemulihan jaringan dengan prioritas percepatan perbaikan pada link-link kritis. Namun, GM Telkomsel menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan secara hati-hati agar tidak membahayakan keselamatan teknisi. Perusahaan juga berkomitmen memberikan informasi terkini secara transparan kepada masyarakat hingga layanan kembali normal.

“Telkom menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami memahami keresahan masyarakat dan berjanji melakukan pemulihan secepat mungkin,” ujar Andunius Joko Widomo menutup pernyataannya.