Naas nasib seorang pemuda berusia 20 tahun bernama Pedi Tabuni yang kehilangan nyawanya akibat kecelakaan maut yang dialaminya bertempat di Jalan Condronegoro Angkasa Distrik Jayapura Utara tepatnya di depan kediaman Sekda Provinsi Papua, Jumat (3/3) malam.
- TNI Siap Beri Perlindungan dan Trauma Healing Bagi Masyarakat Yang Menjadi Korban Intimidasi Kelompok OPM
- RSAL Merauke Bantah Lakukan Malpraktik dan Sudah Sesuai SOP
- Bapak Samijan Jadi Pemilik Pertama Plat Nomor Wilayah Papua Selatan dengan Kode PS
Baca Juga
Dalam kecelakaan tersebut diketahui Pedi Tabuni tidak sendirian, dimana pada saat itu ia sebagai pengemudi motor Honda Revo Fit nomor polisi PA 4018 JF bersama penumpangnya bernama Jonathan Tabuni (24) datang dari arah angkasa menuju kompleks lembah sunyi dengan kecepatan tinggi.
Lalu saat tiba di lokasi kejadian, Pedi Tabuni menabrak sepeda motor Honda Sonic dengan nomor polisi PA 3736 JK didepannya yang dikendarai oleh Fernando (33) saat berhenti sejenak di TKP.
Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Jahja Rumra saat dikonfirmasi via telepon selulernya membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut.
Kompol Jahja menerangkan, kecelakaan berawal saat Fernando yang melintas di lokasi kejadian saat itu berhenti karena dihentikan oleh petugas yang jaga di kediaman, dimana kala itu ada mobil yang hendak keluar dari arah rumah jabatan Sekda.
Lantaran dihentikannya pengendara SPM Honda Beat, Pedi Tabuni yang datang bersama rekannya dengan kecepatan tinggi dari arah belakang tidak dapat menguasai motornya untuk diberhentikan sehingga langsung menabrak SPM Honda Sonic tersebut dari arah belakang dan membuat keduanya jatuh di TKP kemudian dilarikan ke RSUD Dok II Jayapura.
"Pedi Tabuni dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit, dimana ia mengalami luka robek di kepala bagian belakang, sedangkan penumpangnya Jonathan Tabuni mengalamaj luka sobek di pelipis mata kanan dan keluar darah dari mulutnya," terang Kapolsek.
Lebih lanjut kata Kapolsek Kompol Jahja, jenazah saudara Pedi Tabuni kini disemayamkan di rumah duka bertempat di Kompleks Lembah Sunyi Angkasa, sementara untuk barang bukti sepeda motor dua-duanya telah diamankan di Mapolsek Jayapura Utara untuk ditindaklanjuti.
"Kecelakaan tersebut terjadi akibat kurang hati-hatinya pengemudi motor Honda Revo Fit yang melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali dan tidak dapat menghindari motor didepannya. Fernando berhenti karena petugas jaga kediaman memberhentikannya dengan menggunakan lampu lalulintas yang biasa digunakan untuk mengatur arus lalulintas," sambung Kapolsek.
Kasus lakalantas tersebut kini dalam penanganan pihaknya melalui Unit Lalulintas Polsek Jayapura Utara.
- Warga Sipil di Ilaga Kembali Menjadi Korban Akibat Serangan Brutal KST
- Dinilai Diskriminatif Terhadap Papua, Pengurus HMI Merauke Kecam Pernyataan Mensos Risma
- Anggota TNI Tertembak OTK, Istri Dan Dua Anaknya Pun Jadi Korban.