Pada suatu sore yang cerah, kehebohan tampak di Gor Qhokoti Uri, Kabupaten Mappi. Suasana begitu hidup dengan kehadiran ratusan atlet yang bersiap untuk berkompetisi di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Mappi tahun 2024 untuk cabang olahraga badminton.
- 63 Petugas Laksanakan Sensus Penduduk Lanjutan Di 214 Blok Sensus di Kabupaten Mappi
- Taman Mappi Bangkit: Proyek Inovatif Mendekati Puncak
- Jelang Natal, PT PLN ULP Tanah Merah Lakukan Pengecekan di Sejumlah Gereja
Baca Juga
Asisten II Setda Mappi, Finsensius Jamlean, dengan penuh semangat membuka acara ini secara resmi. Ia berbicara di hadapan para peserta dari Mappi dan berbagai kabupaten lain seperti Merauke, Asmat, Boven Digoel, Jayapura, dan Biak.
“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada semua kabupaten yang berpartisipasi. Kompetisi ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang menjalin persaudaraan dan meningkatkan prestasi,” ucap Finsensius dengan penuh harap.
Di sudut lapangan, Hallason Fransisko Sinurat, Ketua Umum Pengprov PBSI Papua Selatan, tampak berdiri dengan bangga. Ia menyaksikan dengan seksama barisan atlet muda yang bersiap mengibarkan nama daerah mereka di lapangan. Hallason mengakui bahwa kehadiran 213 atlet, yang mayoritas berasal dari Mappi, menunjukkan semangat luar biasa di kalangan generasi muda daerah ini.
“Lebih dari 80% peserta adalah anak-anak Mappi. Kami berharap melalui kompetisi seperti ini, kita bisa terus mencetak juara, seperti yang sudah kita lakukan di Porprov Papua Selatan sebelumnya,” ucap Hallason dengan senyum lebar.
Bagi anak-anak Mappi, Kejurda ini bukan hanya soal mengayunkan raket, tetapi juga soal mengayunkan mimpi mereka lebih tinggi. Di balik setiap langkah mereka, ada harapan besar untuk bisa membanggakan tanah kelahiran mereka di panggung yang lebih besar.
- Uskup Agung Merauke Tiba di Tanah Merah, Dandim Boven Digoel: Kami Siap Mengamankan Jalannya Rangkaian Kegiatan
- Berikan Rasa Aman, Polres Boven Digoel Bersama TNI Lakukan Pengamanan Minggu Palma
- Pemerintah Kabupaten Mappi Resmikan Gedung PAUD Mandiri PKK, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini