Ketua DPRD Nduga, Ikabus Gwijangge menyampaikan saat ini kondisi daerah kabupaten nduga cukup Kondusif sama seperti biasanya. ucap Ikabus kepada Reporter Rmol papua. Senin (15/3
- Pembakaran Pasar Youtefa dan sekitarnya Berhasil Di Ungkap, Ini Motifnya
- Mangkir dari Panggilan KPK, Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Mimika Diultimatum untuk Kooperatif
- Bertingkah Bagaikan Koboy Gunakan PCP, Seorang Pria di Amankan Anggota Polres Merauke
Baca Juga
“namun Ada beberapa persoalan sampai saat ini belum bisa di selesaikan, mengingat kondisi Geografis yang begitu sulit di jangkau dan kondusi politik hari ini sangat dirasakan oleh masyarakaat dan tentunya ditahu oleh pemerintah provinsi maupun Pusat.”
Lanjut, Ikabus Gwijangge Persoalan saat ini ialah, terkait pengungsi yang berada diluar kabupaten, sangat sulit merangkul mereka untuk kembali di kabupaten nduga sehingga mereka bisa kembali kedaerah mereka masing-masing.
“Bupati saat ini sudah dilantik oleh wakil Gubernur Papua, yang mana sempat mengalami kekosongan. Saya ketua DPRD Nduga mewakili anggota akan berkoordinasi dan melakukan komunikasi baik kepada pemerintah nduga untuk mencari solusi bersama untuk mengembalikan masyarakat nduga yang mengungsi di diluar agar pulangkan kembali ke kampung halaman mereka di kabupaten nduga.: Ucap ikabus
Tentunya kami akan lakukan pendekatan persuasif dan tidak bisa mengambil keputusan sendiri, kami kembalikan juga kepada masyarakat Dikarenakan mereka tinggal sesuai dengan kecocokan tempat tinggal mereka sehingga mereka tinggal cocok tinggal di daerah lain. Ucap Ikabus
Sekali lagi dengan kondisi pengungsi masyarakat nduga saat ini kami berencana akan kembalikan ketempat tinggal mereka di distrik-distrik, yang mereka tinggalkan, beberapa tahun lalu. 
- Kapten Inf. Zabir: Babinsa Memiliki Tugas dan Tanggung Jawab Membina Warga
- Polres Boven Digoel Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz 2022
- Update, Hasil Penyisiran Aparat Gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz di Pegunungan Bintang Ditemukan Lagi 1 jenasah KKB dan 1 Senpi Pendek