Merauke – Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apollo Safanpo, S.T., M.T., bersama rombongan DPR Provinsi Papua Selatan Komisi II yang dipimpin Ketua Komisi II, Yulians Charles Gomar, S.H., M.H., melakukan kunjungan prospek pekerjaan. Kunjungan ini mencakup peninjauan pembangunan Kantor Gubernur, Kantor DPR Provinsi, Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), rumah pejabat, serta rumah susun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Salor, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, Kamis, (4/9/2025).
- Bupati Boven Digoel Siap Menghadiri Kegiatan, Undangan Disampaikan Paling Lambat 3 hari Sebelum Kegiatan
- Danlantamal X Dukung Pembangunan Wing Udara 3 Lanudal Biak
- Dukcapil Boven Digoel: Perekaman e-KTP di Kampung Tahun 2024 Ditiadakan
Baca Juga

KTM Salor dirancang sebagai pusat pemerintahan Papua Selatan dengan tata ruang terpadu yang modern dan representatif. Tiga institusi utama, yakni Kantor Gubernur, DPR, dan MRP, akan berdiri dalam satu kawasan sehingga diharapkan mampu memperkuat koordinasi pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien.

Berdasarkan pemantauan terkini, progres pembangunan Kantor DPR Papua Selatan telah mencapai 40,5 persen. Sementara itu, Kantor MRP baru berada pada kisaran 26,8 persen dan Kantor Gubernur mencapai 35,8 persen. Untuk rumah pejabat dan rumah susun ASN, progres pembangunan relatif lebih cepat dengan capaian sekitar 70 persen dan diperkirakan selesai pada Oktober 2025. Seluruh proyek pembangunan kawasan pemerintahan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Dalam peninjauan lapangan, Gubernur Apolo Safanpo menegaskan bahwa pembangunan pusat pemerintahan di Salor merupakan langkah penting dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern dan terpusat. Ia juga menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan secara rutin setiap bulan untuk memastikan tidak ada hambatan signifikan, termasuk masalah teknis seperti pasokan listrik.

Komisi II DPR Papua Selatan menilai pembangunan kawasan pemerintahan ini sebagai tonggak penting dalam menghadirkan pusat administrasi yang representatif. Selain memperkuat tata kelola pemerintahan, proyek ini juga diharapkan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar wilayah tersebut.

Masyarakat di sekitar Salor menyambut baik pembangunan kawasan pemerintahan Papua Selatan. Mereka menaruh harapan agar seluruh pekerjaan konstruksi dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga KTM Salor benar-benar menjadi pusat pemerintahan baru yang membanggakan bagi Papua Selatan. 
- Pemda Gelar Workhsop Pemetaan Tugas dan Tanggung Jawab dalam Mempersiapkan Boven Digoel Menuju Kota Anak
- Pemerintah Daerah Kabupaten Boven Digoel Launching Bantuan Pangan Tahap I Tahun 2024
- Sinergi Positif Antara NU dan Pemerintah Mappi: Program Pembinaan Masyarakat Berbasis Kerukunan
