Boven Digoel, Papua Selatan — Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP secara resmi melaunching Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Boven Digoel. Kegiatan tersebut digelar di SMP Negeri 1 Tanah Merah, dan dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari Program MBG Mandiri yang merupakan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, melalui Badan Gizi Nasional.
- Plt. Sekda: Kepala OPD yang Mangkir Pemeriksaan BPK Harus Dievaluasi
- Belum Adanya Perda Trantibum Menghambat Penertiban Penjualan Miras di Boven Digoel
- Mappi Sport Center (MSC) Akan Tambah Fasilitas Baru: Lapangan Voli dan Basket
Baca Juga

Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Hari ini patut kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat melaksanakan Launching Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Boven Digoel,” ujarnya.
Bupati menjelaskan bahwa kegiatan MBG sebenarnya telah dilaksanakan beberapa minggu sebelumnya, namun sempat tertunda karena adanya beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengurus MBG di daerah. Kini, setelah seluruh persyaratan terpenuhi, program tersebut kembali dijalankan dengan harapan dapat memberi manfaat besar bagi peserta didik di Kabupaten Boven Digoel.
“Kami, pemerintah daerah beserta masyarakat, wajib mendukung program ini. Khususnya kepada orang asli Papua (OAP), saya harap menilai program ini secara positif. Dulu, waktu saya masih sekolah di tempat ini tahun 1997 kami sering datang dengan perut kosong. Sekarang pemerintah sudah menyiapkan makan bergizi gratis agar anak-anak sekolah bisa fokus belajar dan lebih bersemangat,” tutur Roni Omba.
Bupati juga mendorong agar program ini tidak hanya berhenti di Tanah Merah, tetapi dapat diperluas ke distrik-distrik lain hingga pelosok kampung sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Selain itu, ia berpesan kepada Dinas Kesehatan dan aparat kepolisian agar turut mengawasi pelaksanaan program ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kasus keracunan atau masalah kesehatan lainnya.
“Kami selaku pimpinan juga akan ikut mengontrol program ini karena ini adalah tanggung jawab kita bersama. Saya berharap kepada SPPG agar benar-benar memperhatikan kandungan gizi makanan serta proses sterilisasi makanan yang disajikan,” tegas Bupati.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah melalui pemenuhan gizi yang baik dan sehat.
- BPJS Kesehatan Boven Digoel Gelar FK Pemangku Kepentingan Utama Bahas JKN-KIS
- Acara Pemberkatan di Pelabuhan MAF: Momentum Kebersamaan dan Syukur
- Nilai Ekspor Hingga 15,6 Persen, Badan Karantina Pertanian Sosialisasi Ekspor Komoditas