Pada Kamis yang cerah di Solo, Jawa Tengah, parade mobil hias dalam rangka perayaan HUT ke-44 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) berlangsung meriah. Di antara berbagai mobil hias dari seluruh penjuru Nusantara, satu mobil menarik perhatian lebih. Mobil tersebut berasal dari Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan.
- Bupati Hengki Hadiri Pelantikan KKSS dan IWSS Boven Digoel
- Tokoh Agama Kab. Jayawijaya meminta masyarakat Tetap Tenang dan tidak Terprovokasi, Demi Kedamaian Tanah Papua
- AKSI NYATA TSE GROUP BANTU TINGKATKAN KOMPETENSI BERBASIS KOMPUTER BAGI OAP
Baca Juga
Stefanie Gomar, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mappi, berdiri dengan bangga di atas mobil hias yang dihiasi rumah pohon khas Mappi. Rumah pohon tersebut dibubuhi ornamen-ornamen indah yang mewakili budaya dan kekayaan alam Kabupaten Mappi. “Kami ingin memperkenalkan Kabupaten Mappi dan semua kearifan lokal yang ada di daerah kami,” ungkap Stefanie dengan senyuman.
Kabupaten Mappi dikenal dengan sebutan "kota sejuta rawa" karena banyaknya rawa yang membentang di seluruh wilayahnya. Untuk memperkuat identitas ini, mobil hias dari Mappi menampilkan simbol teratai dan ikan gabus, dua ikon yang menggambarkan ekosistem rawa yang kaya akan sumber daya alam.
Namun, tidak hanya itu. Mappi juga memperkenalkan Noken, tas tradisional khas Papua yang dibuat dari kulit kayu Gaharu, salah satu kerajinan unggulan masyarakat Mappi. “Noken yang kami tampilkan ini dibuat dari bahan-bahan alami khas Papua Selatan, dan itu menjadi kebanggaan kami,” ujar Stefanie dengan antusias.
Melalui partisipasi di acara nasional ini, Dekranasda Mappi berharap dapat mengangkat nama daerah di tingkat nasional sekaligus memperkenalkan kekayaan budayanya kepada masyarakat Indonesia.
- Komitmen JMSI Kaltim, Siap Ciptakan Anggota Berkualitas
- Detail Suasana Bimbingan Teknis Peningkatan IEPK di Kabupaten Mappi
- Ribuan Botol Miras Hasil Sweeping Polri di Boven Digoel Dimusnahkan
