Pemeritah Daerah Kabupaten Paniai, Provinsi Papua akan segera meluncurkan kartu Tani Kopi.
- Aspirasi Sulaeman Hamzah Bekerjasama Dengan Dinas TPHPP Lakukan Penanaman 2000 Bibit Kelengkeng di Boven Digoel
- Kondisi Realisasi APBN Sampai 29 Februari 2024 khusus di Papua Barat Daya
- Pendapatan dan Belanja Yang Dikelola KPPN Sorong Sampai 31 Januari 2024 Sebesar Rp. 96,60 Millyar
Baca Juga
Tujuan dari Kartu Tani ini adalah dalam rangka misi Kabupaten Paniai Menuju Paniai Modubda, yang dimana nantinya penggunaan kartu ini akan diatur menurut syaraat dan ketentuan yang berlaku dan ditetapkan oleh Asosiasi Petani Kopi Paniai, dengan catatan pemegang Kartu Tani menyatakan tunduk dan mengikatkan diri ppada syarat dan ketentuan tersebut.
Dalam peruntukannya kartu Tani Kopi ini nantinya dapat digunakan sebagai tanda anggota Petani Kopi Paniai, sebagai sarana untuk mengakses berbagai bentuk bantuan seperti dana insentif pedani, pupuk, alat sistem pertanian, dan juga dapat diperuntukan sebagai alat transaksi penjualan hasil panen.
Selain itu manfaat penggunaan kartu tani dapat digunakan sebagai data petani kopi bernasis nama dan alamat, hasil pendataan terbaru asosiasi petani kopi, penyaluran dana insentif petani, pupuk dan berbagai bentuk bantuan lebih tepat sasaran, bukti transaksi tersistem sehingga lebih transparan, progres penyaluran segala bentuk bantuan dapat dikitrol secara langsung.
- Gabungan 3 Kota di Papua, Terjadi Inflasi Pada Mei 2022 Sebesar 0,69 %
- Gelar Sosialisasi, KPPN Sorong Beri Penghargaan Kepada Satker Atas Capaian Anggaran Tahun 2023
- Presiden Jokowi Tekankan Kemandirian Pangan di Merauke: Solusi Krisis Pangan Global dan Pemulihan Ekologis