Kapolres Merauke Akbp Sandi Sultan, SIK melalui Kasie Humas Polres Merauke Akp Ahmad nurung, SH membenarkan bahwa saat ini Kasat Reskrim Akp Najamuddin, MH beserta timnya sedang melakukan penyelidikan kasus pencurian emas yang terjadi (19/9) di salah satu toko emas yang ada di Kota Merauke. Kamis, (29/9)
- Alasan Teknis, KSOP Merauke Tegaskan Kapal Yang Berada di Komolom Tidak Terdampar dan Bukan Kapal Pengangkut Alat Berat
- Kampung Sermayam di Tanah Miring Kembangkan Sumber Daya Manusia Pertanian, Namun Terkendala Layanan PLN
- Setelah 7 Hari Pencarian Korban Kecelakaan Speed Boat, Operasi SAR Resmi Ditutup, Widodo tidak Ditemukan
Baca Juga
“Dijelaskan kasie humas bahwa kejadiannya pada Senin (19/9/2022) sekitar pukul 04.00 Wit yang terjadi ditoko emas yang ada di kota Merauke dengan pelapor dan korban atas nama inisial FW,”ungkapnya
“Ia benar berdasarkan Laporan Polisi yang dibuat oleh pelapor dan korban kronologis kejadiannya “ pelapor/korban mendapat informasi dari karyawannya bahwa ada atap dan etalase tempat jual emas terbuka dan ada emas emas yang hilang, hasil olah Tkp oleh tim inafis yang diduga pelaku masuk kedalam toko melalui atap, tembus plapon dan merusak etalase tempat jual emas dan mengambil emas emas dengan total berat 245,27 gram atau ditotalkan kermat senilai Rp. 233.000.000,- ( Dua ratus tiga puluh tiga juta rupiah ),”
“Atas kecurian emas tersebut korban melaporkan kepihak Kepolisian resor Merauke di SPKT guna proses lebih lanjut dengan membawa bukti rekaman cctv”, Jejaslnya.
“Kita berharap dan berdoa kepada Tuhan YME semoga pihak Polisi dapat bekerja dan mengungkap kasus pencurian ini secepatnya, Akhirnya diimbau kepada warga Merauke atau tempat usaha agar dapat memasang kamera cctv untuk memantau tempat usaha, dan dapat dijadikan bukti peunjuk oleh pihak Kepolisian, selalu berhati hati serta dapat menjadi Polisi bagi dirimu sendiri, tutupnya.
- Evakuasi Sukses: Warga di Pesisir Merauke Mendapat Perlindungan dari Ancaman Banjir Rob
- Laka Tunggal Tabrak Median Jalan, Korban Meninggal Dunia
- Akibat Banjir Meluas di Aceh Timur 2.761 Warga Mengungsi