Telah terjadi kebakaran satu unit rumah kayu yang terjadi kompleks SMA 45 entrop Distrik Jayapura Selatan, saat ini kasus tersebut telah di tangani Kepolisian Sektor Jayapura Selatan, kejadian pada Minggu (2/1) 22.05 wit.
- Dipengaruhi Minum Keras, Pengendara Mobil Tabrak Pejalan Kaki Hingga Meninggal Dunia
- Tanah Papua Kembali Digoyang Gempa, Kali Ini Di Wamena
- Tanggapi Insiden Injak Kepala, Bupati Merauke Minta Masyarakat Untuk Menahan Diri
Baca Juga
"Kasus kebakaran itu dalam penanganan unit Reskrim polsek Jayapura Selatan, dimana beberapa saksi telah dimintai keterangan dan mencari keberadaan pemilik rumah karena saat terjadi kebakaran tidak berada ditempat, " ujar Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru, ketika dikonfirmasi, Senin (3/1)
Lebih lanjut lagi kata kapolsek, dari keterangan saksi bahwa pemilik rumah/korban indikasi sedikit mengalami gangguan jiwa dan sampai saat ini pihaknya masih mencari keberadaan korban.
"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian materi diperkirakan mencapai 50 juta rupiah lantaran rumah terbuat dari kayu, " ungkapnya.
"Api dapat dipadamkan sejam kemudian, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran kota Jayapura bersama pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian, " ucap Kapolsek.
Kompol Hendrik menjelaskan, kebakaran itu pertama kali diketahui oleh saksi Sahril Takril (52) yang saat itu sedang berdiri diluar rumah dan melihat rumah korban sedang dilahap api.
"Melihat hal tersebut, saksi langsung melaporkan ke polsek jayapura selatan guna penanganan awal selanjutnya personil mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi serta menghubungi pemadam kebakaran kota Jayapura, " ujarnya.
"Untuk penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan. Informasi dari masyarakat sekitar bahwa penerangan rumah korban tidak menggunakan jaringan listrik karena penerangan hanya menggunakan lilin,"tandas Kompol Hendrik.
- Supir Mobil Ngantuk, Tabrak Pejalan Kaki Hingga Meninggal Dunia
- Tersapu Arus Sungai Digoel, Paman dan Keponakan dalam Pencarian.
- Marak Kasus Pembacokan di Merauke Budayawan Suku Malind Angkat Bicara