Boven Digoel, Papua Selatan - Staf Ahli Bupati Boven Digoel Bidang Ekonomi dan Keuangan membuka acara Fokus Group Discussion (FGD) Kegiatan Pengukuran Nilai Indeks Pengelolaan Kawasan Perbatasan (IPKP) pada PKSN Tanah Merah oleh tim dari BNPP RI, Selasa (23/4/24).
- Komitmen Serius Pj Bupati Mappi untuk Sukseskan Pemilu 2024
- UMKM Berdaya Saing Global: Ekspor Produk Lokal Melalui Festival Sejuta Rawa
- Ny. Stefanie Gomar Rintis Program 'Mappi Sejahtera': Meretas Jalan Baru untuk Menangkal Stunting
Baca Juga

Turut Hadir Anggota Forkopimda Kabupaten Boven Digoel, tim dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI), Kepala perangkat daerah Kabupaten Boven Digoel dan Kepala Distrik.
Staf Ahli Bupati Jeffry Nirahua mengatakan bahwa berdasarkan PP Nomor 13 Tahun 2017 Jo PP Nomor 26 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional. Pusat Kawasan Strategis Nasional (PKSN) adalah Kawasan Perkotaan yang ditetapkan untuk mendorong pengembangan kawasan perbatasan.
Jeffry jelaskan fungsi PKSN adalah (1). pusat perkotaan yang berpotensi sebagai pos pemeriksaan lintas batas dan berfungsi sebagai pintu gerbang internasional yang menghubungkan dengan negara tetangga, (2). Pusat perkotaan yang merupakan simpul utama transportasi yang menghubungkan wilayah sekitarnya serta (3). Pusat perkotaan yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong perkembangan kawasan sekitarnya.
Kunjungan kerja tim dari BNPP RI di Kabupaten Boven Digoel ini diharapkan akan memberikan dampak yang besar terhadap pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten Boven Digoel sebagai daerah Perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan FGD memiliki nilal yang sangat strategis dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional, untuk itu diharapkan kiranya sinergitas harus terus dibangun oleh pengelola perangkat daerah maupun instansi vertikal yang ada di Kabupaten Boven Digoel agar dapat satu persepsi yang sama dalam menyusun variabel yang diperlukan.
"Kami berharap agar pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia dapat memfasilitasi dan mewujudkan perbatasan Kabupaten Boven Digoel sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia, " tandasnya.
Bagi seluruh peserta FGD untuk dapat memasukkan isu-isu strategis mendasar yang perlu di koordinasikan dan di sinergikan dalam penyusunan program kegiatan pengembangan pusat kegiatan strategis nasional Kabupaten Boven Digoel untuk mewujudkan visi Kabupaten Boven Digoel yang bersatu, sejahtera dan berdaya saing di kawasan pertumbuhan Papua Selatan berbasis pertanian, pariwisata, dan perikanan, "pungkas Jeffry.
- BPK Tetapkan WDP Terhadap Laporan Keuangan Pemda Boven Digoel 2023
- Eksplorasi Sejarah dan Spiritualitas: Perjalanan Peziarah Katolik dan Protestan di Turki
- Otban Udara Wilayah X Merauke, Optimalisasikan Pelayanan Penerbangan di Papua Selatan