Boven Digoel, Papua Selatan - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Boven Digoel menggelar "Acara Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Boven Digoel.
- Profil Nanik S Deyang: Dari Jurnalis Senior Jadi Komisaris Independen Pertamina
- Sirkuit Grass Track Mappi, Tempat Uji Coba Pembalap Muda Berbakat
- Keterlibatan Orang Tua: Strategi Inovatif Guru PAUD Mappi dalam Pencegahan Stunting
Baca Juga

Turut hadir Kepala BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Kepala-Kepala OPD se Kabupaten Boven Digoel, Direktur RSUD Boven Digoel/yang diwakili Kepala Puskesmas Tanah Merah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Sekda Boven Digoel Dr. Pilemon Tabuni, S.IP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan kesehatan merupakan salah satu faktor pembangunan manusia dan perekonomian suatu bangsa.
"Pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) mempunyai 17 poin yang harus dicapai dimana salah satu capaian yang ingin diwujudkan pada poin ketiga SDGs, yakni Universal Health Coverage (UHC) dengan memastikan kehidupan yang sehat dan mendukung kesejahteraan bagi masyarakat, " ujarnya, dikantor BPJS Boven Digoel Selasa (12/9).
Dikatakan juga Plt. Sekda Universal Health Coverage (UHC) merupakan merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki minimal 95 0, akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan yaitu Program JKN KIS.
Diketahui Pemerintah Daerah Boven Digoel pada bulan Maret 2023 telah mendapat penghargaan Universal Health Coverage yang langsung diberikan oleh Wakil Presiden dan para Mentri. "Ini adalah wujud komitmen Pemda dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional agar tidak ada lagi masyarakat Boven Digoel yang takut untuk berobat karena keterbatasan biaya dalam hal ini, Pemda telah menganggarkan iuran bagi masyarakat tidak mampu," ungkap Pilmon.
Pelayanan kesehatan, kata Pilemon, tidak terlepas dari para pemberi layanan kesehatan mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas, Klinik Pratama, dokter praktik perorangan sampai di Rumah Sakit . Oleh karena itu mari kita memberikan pelayanan yang bermutu , adi dan merata tanpa diskriminasi dalam melayani masyarakat kita, " tandasnya.
Pilemon tegaskan Pemerintah Daerah akan terus berkomitmen mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan di Kabupaten Boven Digoel dan UHC ini menjadi bukti dedikasi, kerjasama dari semua stakeholder sehingga cakupan semesta universal health coverage dapat terwujud di Kabupaten Boven Digoel.
"Mudah-mudahan capaian ini bisa kita pertahankan demi derajat kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Boven Digoel, " pungkasnya.
- Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Boven Digoel Gelar Bimtek Katog Lokal
- Bupati Hengki Berikan Bantuan Dana dan Sembako Kepada Kelompok Sekolah Lapang Mindiptana
- Akademisi Unmus Merauke Serahkan Naskah Akademik Penataan Wilayah Distrik di Boven Digoel