Meskipun dikerubunin ratusan orang pendukung Gubernur Papua Lukas Enembe (LE), Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri bersyukur kepada Allah SWT dapat menuju hingga meninggalkan kediaman Lukas dengan aman dan selamat.
- Tim Charli kembalik Bekuk Curanmor Beserta Lima Unit Motor
- Polisi Berhasil Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Ganja di Boven Digoel
- Tim Gabungan Perbatasan RI-PNG Amankan WNA Asal PNG Tanpa Dokumen dan Membawa Narkotika
Baca Juga
Pengalaman itu dibagikan Firli kepada Kantor Berita Politik RMOL usai turut hadir mengawal pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik maupun tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kepada Lukas selaku tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua, Kamis (3/11).
Firli bercerita, saat memasuki wilayah lingkungan tempat tinggal Lukas, massa pendukung Lukas memenuhi jalan.
"Tapi saya bilang kita jalan terus untuk masuk rumah LE. Niat saya bertugas dan mendatangi LE," ujar Firli, Kamis sore (3/11).
Firli mengaku, dirinya bersama tim KPK serta didampingi oleh Pangdam, Kapolda, dan Kabinda serta unsur lainnya berada di kediaman Lukas selama 1,5 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap Lukas sebagai saksi dan tersangka, sekaligus memeriksa kondisi umum kesehatan Lukas.
"Sepulangnya begitu keluar pagar rumah massa pun masih ramai aksi. Kita terus berjalan meninggalkan tempat dengan aman dan selamat. Semua atas kuasa dan kehendak Allah SWT," syukur Firli.
Dengan berjalan lancarnya kegiatan KPK di Papua ini, Firli menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada warga Papua yang telah mendukung KPK dalam menegakkan hukum.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudaraku, kakak dan adik serta anak bangsa sehingga kegiatan berjalan lancar," pungkas Firli.
Berdasarkan video yang diterima redaksi, rombongan KPK dikawal ketat oleh aparat keamanan. Saat rombongan mobil melintas, ratusan orang pendukung Lukas terlihat membawa beberapa alat, seperti kayu mirip alat memanah, dan lainnya. 
- KPK Pindahkan Penahanan Mantan Kepala BPKAD Sorong dan Staf Keuangannya Ke Lapas Sorong
- Usai di Palang Sekelompok Masyarakat, Kantor DPRD Merauke Pasangi Garis Polisi
- Polisi Serahkan Dua Pelaku Pengeroyokan di Abepura ke Jaksa