Hasil pelaksanaan Ops Zebra Cartenz 2023 Polresta Jayapura Kota yang dilakukan selama 14 hari. Tercatat sebanyak 270 pengendara terjaring razia dan diberikan sangsi tilang, sedangkan 1.074 pengendara diberikan teguran.
- Dua Penjual Miras Ilegal Tak Berkutik Dicyduk Polsek Jayapura Selatan
- Bermodus Sebagai Timses Romarin, Diduga Pelaku Raup Puluhan Ton Beras Dari Petani Merauke
- Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pencurian di Toko Sumber Mas Tanah Merah Boven Digoel
Baca Juga
Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon didampingi Kasat Lantas Polresta Jayapura Kota Kompol Dian Novita Pietersz saat melaksanakan Press Release di Halaman Mapolresta Jayapura Kota, Rabu (20/09) Siang.
"Angka ini jika dibandingkan dengan Operasi Zebra tahun lalu memiliki kenaikan sebanyak 90% dikarenakan Operasi Zebra kali ini kami lebih mengedepankan penertiban atau penegakkan hukum yang bersifat teguran," Ujar Kapolresta.
Lanjut Kombes Mackbon, untuk penilangan yang kami berikan dilapangan ini mencakupi 7 prioritas pelanggaran yang sesuai dengan Ops Zebra tahun ini.
"Dari hasil pelaksanaan Ops Zebra Cartenz 2023 sepanjang 14 hari yang berhasil kami amankan ini ada sebanyak 21 kendaraan roda dua yang belum diambil dengan alasan belum membayar tilang dan belum membayar pajak," Jelas Kombes Mackbon.
Sedangkan pelanggaran yang mendominasi selama pelaksanaan Ops Zebra yang kami temukan ialah kendaraan roda dua dengan menggunakan kenalpot yang tidak sesuai dengan aturannya atau kenalpot racing.
Kombes Mackbon juga menambahkan, kami juga berharap setelah Operasi ini selesai kita akan lebih melakukan kegiatan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KYRD) yang mana kami akan lebih tegas untuk melakukan tilang dalam kegiatan tersebut mengingat Operasi Zebra ini sebagai contoh agar masyarakat dapat mematuhi aturan dan tata tertib dalam berlalulintas.
- Seorang pria Ditemukan Gantung diri Dalam rumahnya di belakang Toko Varian Jayapura.
- Tim Charli kembalik Bekuk Curanmor Beserta Lima Unit Motor
- Pelaku Jambret di Al Jihad Mengaku 12 Kali Beraksi di Kota Sorong