Boven Digoel, Papua Selatan – Komando Distrik Militer (Kodim) 1711/BVD menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 1711/BVD, Kampung Mawan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, pada Minggu (5/10/2025).
- Melalui Jalur Sungai Polres Boven Digoel Kawal Logistik Pemilu ke Distrik Terpencil
- Sebuah Seruan Netralitas di Mappi: Pj. Bupati Gomar dan Peran ASN dalam Pemilu 2024
- Rapat Koordinasi Kemendagri: Penjabat Bupati Mappi Bahas Tantangan Pasca Pemekaran
Baca Juga


Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Pasi Pers Kodim 1711/BVD, Kapten Inf Iswahyudi. P. May, yang mewakili Komandan Kodim 1711/BVD. Upacara ini diikuti oleh para Perwira Staf, Bintara, Tamtama, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVII Kodim 1711/BVD.
Dalam kesempatan tersebut, Kapten Inf Iswahyudi membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-80 TNI tahun ini mengusung tema **"TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju"**.
"Tema ini sangat relevan dengan visi dan misi TNI untuk menjadi kekuatan yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ujar Panglima dalam amanat yang dibacakan Kapten Inf Iswahyudi.
Panglima TNI juga menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan seluruh komponen bangsa menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.
Sebagai penekanan, Panglima TNI memberikan beberapa arahan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, antara lain:
1. Perkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Pertahankan dan tingkatkan solidaritas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar TNI terus menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
3. Tingkatkan kewaspadaan dalam penggunaan media sosial, agar tidak terjerumus dalam penyebaran informasi yang menyesatkan atau merugikan institusi.
4. Laksanakan setiap tugas dengan penuh keikhlasan, serta jauhi segala bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan rakyat dan mencederai kepercayaan publik.
Upacara ini tidak hanya menjadi momentum peringatan sejarah panjang TNI, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen prajurit dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Semangat TNI yang prima dan dekat dengan rakyat menjadi pondasi kuat untuk terus mengawal perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
- Polres Boven Digoel Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak
- Sukseskan Pemilu 2024, Dandim 1711/BVD Gelar Silaturahmi dengan Forkopimda, KPU, Bawaslu dan Komponen Masyarakat
- Dukung Tiga Agenda Besar Wilayah Selatan Papua, Solidaritas Aktivis Pro demokrasi Lakukan Deklarasi