Memaknai HUT RI di usia 76 tahun ini, merupakan dimana bangsa ini sudah menuju kedewasaan, menjaga keutuhan Bangsa Republik Indonesia dalam bingkai NKRI adalah hal yang utama bagi kita.
- Bersama Warga Masyarakat Polres Boven Digoel Musnahkan Barang Bukti Miras
- Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Tegaskan Polri Tangkap Pelaku Rasisme
- Warga Sipil di Ilaga Kembali Menjadi Korban Akibat Serangan Brutal KST
Baca Juga
Ungkap Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Papua, Kenius Kogoya, saat dijumpai awak Media RmolPapua.id di Kota Jayapura, (16/8)
Lanjut Kenius di usia ke 76 tahun Republik Indonesia untuk segala macam bentuk radikalisme, rasisme dan bentuk-bentuk penjajahan harus dihilangkan di Bangsa ini.
"Bangsa ini sudah harus kita hilangkan segala macam bentuk radikalisme, rasisme dan juga harus kita hapus segala penjajahan, kemiskinan, kebodohan, kemelaratan itu harus kita hilangkan," ujar KK
Karena menurutnya Bangsa Indonesia sudah dewasa di usia 76 tahun tersebut maka harus sudah benar-benar merdeka di dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Mari kita hilangkan itu ada penindasan, kekerasan, kemelaratan, kemiskinan, harusnya sudah hilang. Itu sebenarnya yang harus kita maknai kalau sampai hari ini ada berarti itu harus menjadi evaluasi kita bersama," ungkap Kenius
Bahwa kita sebagai anak negeri belum.mengisi kemerdekaan itu dengan baik.
Kenius Kogoya juga mengatakan bahwa hal yang paling utama dalam Kemerdekaan adalah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
"Di Usia ke 76 tahun merupakan usia yang sudah dewasa untuk bangsa Indonesia maka kita perlu menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, itu adalah hal yang pokok, yang utama bagi kita," tegasnya
Ia juga menambahkan bahwa para Pahlawan telat memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia sehingga tugas kita saat ini adalah bagaimana mengisi pembangunan dalam segala aspek kehidupan untuk menuju kearah yang lebih baik dan tangguh.
"Dalam merayakan HUT Kemerdekaan yang ke 76 ini, sudah dua tahun berturut-turut kita merayakannya di tengah-tengah Pandemi tetapi kita harus semangat kita tidak boleh hilangkan semangat itu, semangat juang untuk semangat hidup itu harus," pungkasnya.
- Satgas Pamtas S RI-PNG Y 111/KB Berhasil Selamatkan Warga dari Arus Banjir di Perbatasan Papua Selatan"
- Kesaksian Penumpang Selamat Saat Diserang Kelompok OPM di Pedalaman Mimika
- Wadan Lantamal XI Lepas Satgas Ops PAM Rahwan dan Ops Pamtas