Wakil Sekjen Partai Demokrat Muhammad Rifai Darus mengutuk keras perlakukan rasis Prof Yusuf L Henuk dan Drs. Ambroncius Nababan terhadap Natalius Pigai melalui media sosial.
- Babinsa Waropko Boven Digoel Besuk Warganya yang Sedang Sakit
- Dosen Unmus Merauke Laksanakan PKM Kepada Kelompok Tani Ternak Kampung Sota
- Anjangsana Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke Dalam Rangka Peringatan HUT RI Ke 80
Baca Juga
Terkait hal tersebut, mantan Ketum DPP KNPI ini menunggu realisasi atas janji Kapolri baru Listyo Sigit Prabowo yang menyatakan pada era kepemimpinannya tidak boleh lagi hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah.
"Kita akan lihat Peran dan Janji Kapolri yang Baru apakah “Hukum Masih Tajam Kebawah dan Tumpul keatas" kata Rifai Darus melalui akun Twitternya, Senin (25/1).
Saat fit and propers test di Komisi III DPR RI, Listyo Sigit juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus tetap dilakukan secara humanis karena masyarakat membutuhkan proses penegakan hukum yang menegakan keadilan, bukan dalam rangka memeroleh kepastian hukum.
Rifai menegaskan, saat kritik dibalas dengan perlakuan rasis, artinya negara dalam keadaan krisis. Ia menganggap, pemimpin terkesan diam saat para pendukungnya melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan dalam negara yang berbhineka tunggal ika.
"Sungguh malang negeri yang katanya bhineka tunggal ika, tapi rasanya kini seperti fiksi," tandas Rifai.
- Sosialiasiakan Maklumat Kapolri, Kasat Polairud Polres Merauke Tiba di Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke
- Bhakti Sosial di Dua Kampung Perbatasan RI-PNG, Polres Merauke Bagikan Ratusan KG Beras
- Anggota Kodim Boven Digoel Bantu Pemasangan Keramik Gereja Paroki Hati Kudus Tanah Merah
