Boven Digoel – Rasa syukur dan haru terpancar dari wajah Sakarias Yolmen, anak asli Papua asal Kampung Tagaepe, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke.
- Melindungi Keunikan Papua Selatan: Peran Tunas Sawa Erma dalam Pelestarian Flora dan Fauna
- Pemalangan SMA Negeri 3 Merauke Kembali Terjadi, Kepsek: “Sekolah Bukan Tempat Menyelesaikan Sengketa”
- Kolaborasi Elok Perusahaan Kelapa Sawit, Bantu Tuntaskan Masalah Pendidikan di Pedalaman Papua
Baca Juga
Ia berhasil lolos jalur afirmasi beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) untuk melanjutkan pendidikan di Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) jurusan kompetensi kelapa sawit tahun ajaran 2025.
“Saya sangat bersyukur bisa menerima kesempatan untuk belajar, tentunya hal ini dapat terwujud karena bantuan dari perusahaan,” ujar Sakarias saat diwawancara, Selasa (9/9/2025).
Sakarias merupakan satu dari puluhan anak-anak marga di sekitar area operasional Tunas Sawa Erma (TSE) Group yang merasakan langsung manfaat program beasiswa tahunan hasil kerja sama perusahaan dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI.
General Manager TSE Group, Daniel Sim Ayomi, A.Md., S.Sos., S.H., MPA, menjelaskan bahwa program yang sudah berjalan bertahun-tahun ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya di bidang pendidikan.
“Bagi anak-anak dari pedalaman Papua, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seringkali hanya menjadi angan-angan. Kendala biaya, jarak, dan akses informasi menjadi tembok besar yang menghalangi. Program beasiswa ini hadir untuk mewujudkan cita-cita dan kehidupan yang lebih baik bagi mereka,” jelas Daniel.
Sakarias menambahkan bahwa sejak kecil dirinya hanya mengenal kebun sawit. Namun kini, ia memiliki kesempatan untuk belajar lebih jauh tentang pengelolaan kebun modern dan berkelanjutan. “Beasiswa ini memberi saya kesempatan untuk belajar langsung di kampus yang terkenal. Saya berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh dan membawa pulang ilmu untuk membangun kampung halaman saya,” katanya.
Keberangkatan Sakarias bersama penerima beasiswa lainnya menjadi bukti bahwa di antara deretan pohon sawit yang menjulang, tumbuh pula tunas-tunas intelektual yang kelak akan kembali dan memberikan hasil bagi kemajuan bersama.
Melalui program Corporate Social Contribution (CSC) pilar pendidikan, TSE Group secara penuh menanggung biaya akomodasi keberangkatan serta keperluan anak-anak marga penerima beasiswa selama menempuh pendidikan. Harapannya, dukungan ini dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan lingkungan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
- SMP N 1 Tanah Merah Buka Penerimaan Siswa Baru Mulai 20-25 Juni 2022
- Usai Terlibat Tawuran, Pihak SMAN 1 dan SMK St. Antonius Merauke Akhirnya Berdamai di Kantor Polisi
- Sah Secara Hukum Legalitas Ijazah dan Gelar Romanus Mbaraka Telah di Akui Negara