Satgas Damai Cartenz Amankan Bandara Korowai Batu, Dua Jenazah Pilot Dievakuasi ke Timika

Boven Digoel, Papua Selatan – Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyampaikan perkembangan terbaru penanganan kasus penembakan di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel.


Ia menjelaskan bahwa pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIT, pasukan gabungan telah berhasil memasuki dan mengamankan lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), termasuk area bandara dan pesawat yang sebelumnya dilaporkan ditembaki.

“Kedua korban, yakni pilot dan kopilot, telah berhasil dievakuasi dan diterbangkan ke Timika. Saat ini sedang berlangsung proses identifikasi dan autopsi terhadap kedua jenazah. Setelah itu akan dilakukan pemulasaran sebelum diberangkatkan ke Jakarta melalui Bandara Timika,” ujar Kombes Pol. Yusuf.

Sementara itu, 13 penumpang yang merupakan warga lokal dilaporkan selamat dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Pengamanan Bandara Korowai Batu saat ini dilakukan oleh 20 personel Satgas Damai Cartenz yang didukung 12 personel Kopasgat TNI AU. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan jajaran TNI AD di Boven Digoel untuk turut memperkuat pengamanan.

“Kami saat ini berada di Bandara Tanah Merah dan telah berkoordinasi dengan jajaran TNI yang membantu membackup pengamanan situasi di lokasi,” jelasnya, Kamis (12/2/26).

Berdasarkan data yang diterima, tercatat sebanyak 39 warga sipil mengungsi ke arah Senggo, Kabupaten Mappi, pascainsiden tersebut. Aparat berharap setelah situasi dinyatakan steril dan aman, para warga, khususnya tenaga kesehatan, dapat kembali bertugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa.

Terkait pelaku penembakan, pihaknya menyatakan masih melakukan pendalaman. Fokus utama saat ini adalah proses evakuasi dan pengamanan wilayah.

Menurut data yang diterima, sebelumnya belum pernah terjadi insiden serupa di wilayah tersebut. Sebagai langkah antisipasi, penerbangan menuju Bandara Korowai Batu untuk sementara waktu ditutup hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.