MEDAN – Di tengah memanasnya dinamika internal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), nama Teguh Santosa mencuat sebagai figur ideal yang dinilai mampu menyatukan kembali soliditas internal sekaligus memulihkan marwah organisasi wartawan tertua di Indonesia.
- KPU Mappi Gelar Rapat Koordinasi Pemilukada 2024: Antusiasme Tinggi Sambut Tahapan Pemilihan
- Rekomendasi Golkar Untuk Paulus Waterpauw, Sah Dan Final Untuk Gubernur Papua
- Panitia Pemutahiran Data Pemilih di Boven Digoel Akan Datang Kerumah Warga
Baca Juga
Dukungan kepada Teguh datang dari berbagai tokoh pers dan pengurus PWI daerah, salah satunya Penasehat PWI Sumatera Utara, Rianto. Ia menegaskan bahwa PWI membutuhkan sosok berpengalaman, berintegritas, dan visioner untuk membawa organisasi ini kembali pada khitahnya sebagai pilar keempat demokrasi.
“Teguh Santosa adalah pilihan tepat untuk menjadi Ketua Umum PWI. Pengalamannya puluhan tahun di dunia jurnalistik dan perannya dalam berbagai struktur organisasi kewartawanan membuatnya layak memimpin,” ujar Rianto di Medan, Selasa (5/8/2025).
Menurut Rianto, pemulihan soliditas internal PWI menjadi hal mendesak agar organisasi dapat berkontribusi optimal dalam mendorong cita-cita besar Indonesia Emas 2045. Ia pun mendorong Teguh untuk maju dalam Kongres PWI yang akan digelar akhir Agustus 2025.
Nada dukungan serupa disampaikan Anto Genk, CEO Media Sumut24 Group sekaligus Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut. Ia menyebut Teguh sebagai tokoh pemersatu yang mampu menghapus sekat-sekat konflik internal dan mengembalikan suasana kebersamaan di tubuh PWI.
“Kongres mendatang adalah momentum krusial. Ketua umum yang terpilih harus mampu mempersatukan. Seperti pepatah, Bercerai kita runtuh, bersatu kita teguh,” ucap Anto, yang juga Ketua Forum Pemimpin Redaksi Sumut.
Dikenal sebagai wartawan senior, Teguh Santosa memiliki rekam jejak panjang: pernah menjabat Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat (2013–2018), Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016, dan anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat (2018–2020). Ia juga menyandang status Wartawan Utama serta pemegang Press Card Number One (PCNO), penghargaan tertinggi di dunia pers nasional.
Dengan pengalaman dan dedikasinya, banyak pihak menilai Teguh bukan hanya layak, tetapi juga mendesak untuk tampil sebagai pemimpin baru yang akan membawa PWI keluar dari masa-masa sulit.
- Deretan Kriminalitas Ferry Ellas Anggota KKB Yang Tewas Pada Insiden Baku Tembak dengan TNI
- Ketua DPP KNPI Bahtra, Meminta Mabes Polri Segera Proses Lisman Hasibuan
- KPU Merauke Laksanakan Bimtek Untuk Petugas PPD
