Anggota DPD RI Minta Kapolda Tindak Tegas Judi Togel di Papua Barat Daya

Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R Kambuaya.
Anggota DPD RI Dapil Papua Barat Daya, Agustinus R Kambuaya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, Agustinus R Kambuaya meminta Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo mengambil langkah tegas menghentikan segala bentuk permainan perjudian Toto Gelap (Togel) di Papua Barat Daya.


Menurut Agustinus Kambuaya, apabila praktik perjudian itu badar togel masih di temukan menjual harus segera di tindak. Bisa dengan cara pendekatan  persuasive memberikan tenggang waktu untuk berhenti melakukan kegiatan tersebut.

“Saya minta lakukan pendekatan persuasive dengan cara memberikan deadline, beri mereka untuk waktu 31 hari untuk hentikan, diluar dari itu, silahkan di tindak karena sudah diperingati, dari pada langsung ditindak,” kata Agustinus Kambuaya, usai Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Satu Tahun Kepemimpinan Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau tantangan, peluang dan masa depan Provinsi Papua Barat Daya yang berlangsung di M Kriyad Hotel, Sabtu 21 Februari 2026.

Ia menjelaskan memang aktifitas Togel online  saat ini sulit untuk dideteksi karena merupakan jaringan judi antar negara, namun untuk judi togel offline yang di jual di jalan-jalan pihak kepolisim sudah bisa langsung ditindak.

" Kalau Togel online ini memang susah dideteksi, karena bandarnya ada di luar negeri, mungkin saja ada di Vietnam dan beberapa negara lainnya, namun Togel offline inikan mudah dideteksi, harusnya peringati, diberi deadline satu bulan ini kamu stop. Saya minta kepada kepolisian,” tegasnya.

Untuk menindak perjudian togel itu, Kata Agustinus Kambuaya menekankan pentingnya peran para tokoh masyarakat maupun agama untuk turut andil memerangi permainan judi.

“Harus melibatkan semua. Saya kira forum agama, forum lintas suku semua punya masyarakat dan komunitas, orang mau ke gereja akan dikhotbahkan terus oleh pendeta, mau ke masjid pak ustazd semua berbicara, sehingga dengan sendirinya orang akan merasa ada pengawasan social,” kata dia.

Hingga saat ini masuki lima hari bulan puasa penjual togel masih tetap menjajahkan jualannya di sejumlah tempat di Kota Sorong maupun Kabupaten Sorong.

Walaupun Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo sudah berkali-kali menginstruksikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua Barat Daya untuk segera menertibkan seluruh aktivitas judi togel di wilayah hukumnya namun praktik judi itu masih marak di Papua Barat Daya.

Sebelumnya, Menjelang bulan ramadhan suci Ramadhan 1447 Hijriah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Papua Barat Daya dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sorong mempertanyakan kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya dalam menindak tegas perjudian Toto Gelap (Togel) dan Minuman Keras (Miras) di wilayah hukumnya.

Seperti yang di ketahui juga dalam Rapat di Gedung DPR RI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pernah memerintahkan seluruh jajaran Polri memberantas tuntas judi tanpa pandang bulu, dari akar hingga bandar besar.

Kapolri menegaskan komitmen tinggi, siap mundur jika terlibat, dan menginstruksikan tindakan tegas (proses pidana/pecat) bagi anggota yang membekingi atau menjadi pemain.

Tak hanya itu, Anggota DPR Kota Sorong dan sejumlah tokoh agama di Papua Barata Daya juga sudah meminta agar Permainan Judi Togel di hentikan, karena selain bertentangan dengan hukum, permainan haram tersebut juga dilarang seluruh agama.