Menanggapi hal tersebut terkait pamflet yang mengatasnamakan kader HMI se-jakarta yang akan mengadakan aksi demo terhadap Gubernur Papua, Lukas Enembe. Pada hari Kamis (8/4)
- Catatan Sepanjang 2021 Kemenkumham Ada 122 Napi Terorisme Ikrar Setia NKRI
- Jelang Hari Pemungutan Suara, Kapolresta: Situasi Kamtibmas di Kota Jayapura Rawan Terkendali
- Karena Uang Rp.2000, Tukang Parkir Liar Di Merauke Nekat Bacok Pengendara Dari Kepala, Korban Kritis
Baca Juga
"Ketua Umum Badko HMI Papua-Papua Barat, Hardi Arifianto menjelaskan, bahwa kami mengecam oknum yang akan melalukan aksi. Kami juga tidak tahu menahu soal rencana tersebut." Ucapnya saat di konfirmasi lewat smarphone nya. Kamis (8/4)
Sejauh ini kami sudah melakukan konfirmasi terhadap Badko setempat atas beredarnya seruan aksi dalam pamflet tersebut dan tidak ada instruksi langsung untk aksi, itu hanya dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan kader HMI se-Jakarta.
Tentu kami sangat menyayangkan hal itu serta tidak mendukung sama sekali tindakan sewenang-wenang yang hanya merugikan lembaga. Ucapnya
"HMI memiliki aturan yang terintegrasi, jika ada persoalan di daerah, maka kami yang akan melakukan koordinasi dan mengambil langkah, dan bukannya malah dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang dapat berimbas pada kami di daerah. "
Kami juga meminta kepada PB HMI agar menertibkan dan memberikan sanksi tegas terhadap kader-kader yang hendak melakukan aksi dan mengatasnamakan HMI tanpa ada keputusan secara institusi. Tutupnya 
- Andi Merya Nur Kembali Ditetapkan Tersangka, Kali Ini Perkara Suap Dana PEN Daerah
- Sikapi Keluhan Para Sopir Truk, Kapolres Minta Masyarakat Foto Anggota Yang Lakukan Kesalahan
- Viral Ritual Manusia Nikahi Kambing, Anggota DPRD Gresik Jadi Tersangka