Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Papua Barat Daya periksa dua oknum Perwira Menegah (Pamen) yang di duga terlibat kasus BBM Illegal.
- Menggunakan Pesawat Komersil, 11 Orang Terduga Jaringan Teroris Merauke Diberangkatkan Ke Jakarta
- Polsek Japsel Berhasil Amankan 8 Unit Motor Bersama 3 Pelaku Dan 2 Penadah Hasil Curian
- Merasa Mengganjal Pengunaan Dana KONI Sorong Selatan, Mesak Kokorule: Meminta Kejaksaan Papua Barat Usut Tuntas
Baca Juga
Menurut Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya Kompol Jenny Hengkelare mengatakan Kapolda Papua Barat Daya, Brigjel Pol Gatot Hariwibowo memberikan instruksi bahwa Polri selalu berusaha kerja profesional dan tak ada toleransi di dalam.
Saat ini, Kata dia, Itwasda Polda Papua Barat dan Propam Polda Papua Barat Daya, tengah melakukan pemeriksaan terhadap oknum perwira yang disebut diduga terlibat.
"Adapun anggota yang diduga terlibat yakni AS dan EP perwira menengah (pamen), dan sejumlah oknum lain di kepolisian," kata Jenny Hengkelare, dalam pres rilisnya, Senin, 20 April 2026.
Itwasda Papua Barat Daya saat ini masih melakukan upaya pemeriksaan atas dugaan keterlibatan para oknum perwira di internal kepolisian.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Deisy Budi Kasih, Jatir Yuda Marau mengungkap keterlibatan tiga oknum perwira Polri di Polresta Sorong, Polres Sorong dan Polda Papua Barat Daya diduga menerima setoran tiap bulan dari pengusaha BBM Ilegal.
Praktik ini mencuat setelah Deisy Budi Kasih menjalani pemeriksaan selama 10 di Polda Ruangan Direktorat Reskrimsus Polda Papua Barat Daya, pada Kamis, 16 April 2026 sebagai saksi. 
- Gelar Operasi Patuh Cartenz Polresta Jayapura Kota Selama 14 Hari, Berikut Sasarannya
- Ketua Komnas HAM Dianggap Langgar Etik Soal Pernyataan Penarikan Pasukan TNI-Polri Dari Papua
- Polres Boven Digoel Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Cartenz 2022