Prajurit satuan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG dari Yonif 122 Tomasakti dan Yonif Mekanis 611 Awang Long tiba di Kabupaten Merauke menggunakan KRI Makassar 590. Senin (2/2)
- Sudah Menjadi Anak Adat, LMA Malind Anim Ha Minta Susanto Masita Tetap Jadi Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Merauke
- Pdt Iker Rudy Tabuni Terpilih Kembali Pada Konferensi ke-2 GIDI Wilayah Pantura
- Taman Mappi Bangkit: Menghubungkan Komunitas dengan Ruang Terbuka
Baca Juga
Kehadiran Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG ini langausng di sambut oleh Panglima Kodam XVII/ Cendrawasih Mayjen TNI Ignasius Yogo Triyono.
Dalam sambutanya Pangdam XVII/ Cendrawasih Mayjen TNI Ignasius Yogo Triyono dalam sambutannya mengigatkan kepada para Prajurit untuk dapat mempelajari dan menghormati karakter budata dan kearifan lokal masyarakat Papua.
“Pelajari dan hormati karakter budaya dan kearifan lokal masyarakat Papua sehingga kalian dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dimanapun anda bertugas dan berada.” Ucapnya
Selain itu Pangdam juga berpesan kepada ppara prajurit agar senantiasa menjaga keseahatan dan kebugaran fisik.
“Saya berpesan agar selama dalam penugasan agar memperhatikan protokol kesehatan menjaga hidup sehat, memelihara kondisi fisik dan daya tahan tubuh.” Harapnya
Kepada awak media Pangdam XVII/ Cendrawasih Mayjen TNI Ignasius Yogo Triyono mengungkapkan bahwa ketika turun dari kapal para prajurit langsung dilakukan rapid tes antigen dan ternyata sebanyak 32 orang prajurit dinyatakan rekatif dan saat ini ke 32 orang prajurut itu akan ditampung diwisma atlet.
- Memperkenalkan Keunikan Festival Budaya Sejuta Rawa II Mappi
- Sebuah Kisah Haru dari Mimbar: Perjuangan Bupati Merauke Menceritakan Derita Pembangunan Gereja St. Isidorus Batu Merah-Kalilam
- Sinode GKI di Tanah Papua Kaget dan sesalkan Peristiwa kekerasan di Anggruk, Ini Penjelasannya