Boven Digoel, Papua Selatan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Boven Digoel masih menyelidiki kasus penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jalan Ampera, Kampung Persatuan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Senin (4/5/2026)
- Deklarasi Janji Kinerja, Wabup Boven Digoel Apresiasi Kinerja Kemenhumham
- Update, Hasil Penyisiran Aparat Gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz di Pegunungan Bintang Ditemukan Lagi 1 jenasah KKB dan 1 Senpi Pendek
- Operasi Keselamatan Cartenz 2022, Polres Boven Digoel berikan Teguran kepada Pengendara yang Melanggar
Baca Juga
Korban diketahui bernama Yance Rumbrar (40), seorang pekerja swasta yang tinggal di kawasan Jalan Ampera II, Kampung Persatuan.
Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra ,S.H.,S.I.K.,M.M.,CBA melalui Kasat Reskrim AKP Ishak Oni Runtulalo, S.H mengatakan, laporan penemuan mayat diterima pihak kepolisian sekitar pukul 10.15 WIT. Setelah menerima laporan, personel piket SPKT bersama piket Reskrim langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas tiba di TKP sekitar pukul 10.45 WIT dan langsung melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan saksi, serta menyiapkan proses evakuasi jenazah,” ujarnya.
Korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas kasur dengan posisi tubuh menyamping ke kiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Meski demikian, petugas menemukan adanya cairan darah yang keluar dari bagian mulut dan hidung korban. Di dalam kamar juga ditemukan sejumlah botol minuman keras jenis Wiro, sebagian masih baru dan sebagian diduga telah dikonsumsi.

“Untuk kondisi kamar dalam keadaan bersih dan rapi,” tambahnya.
Dari keterangan saksi, korban terakhir terlihat pada Minggu pagi (3/5/2026) bersama salah seorang rekannya sebelum beristirahat di kamar kos. Hingga keesokan harinya, korban tidak merespons panggilan sehingga saksi bersama warga membuka paksa pintu kamar dan menemukan korban sudah meninggal dunia.
Sekitar pukul 12.15 WIT, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Boven Digoel guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian.
Polisi telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mengamankan TKP dengan pemasangan garis polisi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, hingga membuat laporan polisi dan permintaan visum et repertum (VER).
Saat ini Satreskrim Polres Boven Digoel masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi tambahan, berkoordinasi dengan pihak medis dan forensik, serta mengumpulkan alat bukti lainnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan.
- Wakapolres Pimpin Sidang BP4R 6 Pasangan Anggota Polres Boven Digoel
- KPK Cecar Lukas Enembe Soal Dokumen Pengadaan Infrastruktur di Papua
- Satuan Narkoba Polres Merauke Akan Lakukan Test Urin Kesekolah-Sekolah Tekan Penggunaan Narkotika