Pergantian pucuk pimpinan di Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat masih meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah yang belum diselesaikan oleh Brigjen Gatot Haribowo.
- Musyawarah Sengketa Antara Pasangan Hero dan KPU Merauke, Memasuki Tahap Kesimpulan
- Penjual Miras Lokal Jenis Cap Tikus di Wamena di Rngkus Polisi
- Bank Arfindo di Hukum Bayar Rp. 4.633 Milyar Ke Nasabah
Baca Juga
Tokoh Muda Papua Barat Daya, Gian Anugrah, mengharapkan di kepemimpinan Kapolda Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru agar menyelesaikan sejumlah persoalan hukum yang hingga kini dinilai masih menjadi perhatian publik.
Ia menyoroti maraknya praktik pembalakan liar (illegal logging), perjudian togel, serta dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai merugikan masyarakat dan negara.
Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kapolda Papua Barat Daya yang baru sekaligus berharap kepemimpinan baru di tubuh kepolisian mampu membawa perubahan nyata dalam penegakan hukum di wilayah tersebut.
“ Masyarakat menaruh harapan besar kepada Kapolda yang baru untuk segera menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang hingga kini dinilai masih menjadi perhatian publik,” ujar Gian Anugrah, Selasa 30 Juni 2026.
Ia menambahkan besar harapan agar di bawah kepemimpinan yang baru, penegakan hukum dapat dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu.
“ Persoalan seperti illegal logging, perjudian togel, dan penimbunan BBM harus menjadi perhatian serius karena dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Ia menilai keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari penindakan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan rasa aman, kepastian hukum, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung aparat penegak hukum dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga melanggar hukum. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Papua Barat Daya.
Ia berharap Kapolda Papua Barat Daya yang baru dapat segera mengambil langkah strategis untuk memberantas berbagai bentuk tindak pidana yang masih marak terjadi, sehingga kehadiran kepolisian benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan di Papua Barat Daya. 
- Agar Dapat Pinjaman Dana PEN Rp 350 Miliar, Andi Merya Suap Pejabat Kemendagri Rp 2 Miliar
- Lakukan KDRT, Polisi Amankan Seorang Buruh TKBM di Jayapura
- Bekas Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Dijebloskan Lagi ke Rutan Klas IIA Manado